Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga minta masyarakat berhenti gunakan istilah 'kecebong' & 'kampret'

Sandiaga minta masyarakat berhenti gunakan istilah 'kecebong' & 'kampret' Sandiaga Hadiri Halal Bihalal Pegawai Tidak Tetap Satpol PP dan Dishub. ©Liputan6.com/Devira Prastiwi

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sepakat dengan pernyataan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Di mana dia enggan akan keberadaan istilah 'kecebong' dan 'kampret' untuk menyebut massa pendukung tokoh politik tertentu.

"Sepakat banget sama Aa Gym, saya paling enggak suka itu. Menyebut nama-nama itu merendahkan," katanya di Lapangan Pors. Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/7).

Menurutnya, penggunaan istilah kecebong dan kampret akan menurunkan citra politik Indonesia. Bahkan, dia khawatir nantinya mampu mendegradasi nilai demokrasi di Indonesia.

"Saya enggak pernah menggunakan kata-kata tersebut dan itu kata-kata yang mendegradasi kita. Membuat kita tambah pesimis dan begitu kita berpikir pesimis kita berpikir negatif," ujarnya.

Karenanya, Sandiaga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak ada lagi yang mengucapkan istilah kecebong dan kampret lagi. Dia menyarankan menggunakan kata-kata yang baik dan benar sebagai wujud persatuan kesatuan.

"Jadi mari gunakan kata-kata yang baik, kata-kata yang besar. Kita ingin membangkitkan semangat, kita pakai istilah-istilah yang membesarkan dan menggunakan kata Bhineka Tunggal Ika," tutup politisi Gerindra ini.

Sebagai informasi, Aa Gym dalam tausyiahnya meminta kepada masyarakat agar tidak menyebut kepada kelompok massa pendukung tertentu dengan sebutan 'kecebong' dan 'kampret'. Pernyataan itu disampaikan kala dia mengisi acara Kajian Tauhid, di Masjid Istiqlal, Jakarta, hari ini Minggu siang (8/7).

Reporter: M RadityoSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP