Dradjad menyampaikan usulan itu disampaikan saat diskusi bersama Ketua KPU Hasyim Asy'ari pada 29 November 2023.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mengungkapkan, perubahan format debat capres-cawapres diusulkan oleh pihak Tim Nasional Anies Baswedan-Muhiamin Iskandar alias Cak Imin (TIM AMIN).
Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Dradjad H. Wibowo meminta Anies yang mengaku terkejut untuk mengecek kepada tim internalnya.
Dradjad menyampaikan usulan itu disampaikan saat diskusi bersama Ketua KPU Hasyim Asy'ari pada 29 November 2023. Dia menyebut kubu Prabowo-Gibran juga hadir saat itu dengan diwakili delegasi yang terdiri dari 6 orang, dipimpin Ketua Dewan Pakar TKN Burhanuddin Abdullah.
Advertisement
"Perwakilan Anies-Muhaimin menyampaikan beberapa masukan/usulan. Salah satunya berbunyi kira-kira sebagai berikut: 'Agar dalam setiap sesi debat, capres dan cawapres hadir bersama, pembagian waktu/porsi berbicara silakan diatur oleh KPU'. Usulan ini disampaikan oleh seorang Ibu dari perwakilan Anies-Muhaimin dan dikuatkan oleh rekannya. Notulis kami tidak mengetahui nama keduanya, tapi saya yakin KPU mempunyai daftar hadir, atau mungkin rekaman dari rapat tersebut," kata Dradjad dalam keterangannya, Minggu (3/12).
Dradjad mengatakan saat mendapatkan giliran berbicara, perwakilan Prabowo-Gibran menyampaikan beberapa masukan dan usulan. Namun demikian, pihaknya hanya bersifat menyetujui usulan awal perwakilan AMIN.
"Dengan demikian, jelas dan gamblang bahwa Presiden Jokowi sama sekali tidak melakukan intervensi urusan debat kepada KPU. Bahkan saya pribadi meyakini beliau tidak mengetahui tentang adanya usulan tersebut,"
Advertisement
ujar Dradjad.
merdeka.com
Lebih lanjut, dia menegaskan Prabowo dan Gibran siap dengan format debat apapun. Dradjad memastikan keduanya akan menyampaikan visi-misi hingga program untuk 2024.
Dia kembali meminta agar Anies mengecek ulang siapa dalang di balik usulan perubahan format debat capres-cawapres agar polemik tersebut segera tuntas.
"Karena saya sangat menjunjung tinggi check and recheck, dengan segala kerendahan hati saya menyarankan agar pasangan Anies-Muhaimin mengonfirmasinya kepada tim Anies-Muhaimin sendiri, khususnya mereka yang hadir dalam rapat di atas. Dengan demikian, segala sesuatunya menjadi jelas dan gamblang," imbuh Dradjad.
Advertisement