PKB Sentil PAN: Kalau Mau Usul Cawapres Erick Thohir, Gabung Koalisi Dulu

Jazilul meminta PAN untuk bergabung dengan koalisi Gerindra-PKB daripada hanya bicara di luar.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
PKB Sentil PAN: Kalau Mau Usul Cawapres Erick Thohir, Gabung Koalisi Dulu
PKB Sentil PAN: Kalau Mau Usul Cawapres Erick Thohir, Gabung Koalisi Dulu (Merdeka.com)

Erick Thohir kian lengket dengan Prabowo.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyentil Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusulkan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jazilul meminta PAN untuk bergabung dengan koalisi Gerindra-PKB daripada hanya bicara di luar. Ia menegaskan sampai hari ini hanya nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang dipertimbangkan koalisi menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo.

"Kalau sodor-sodor nama Erick, kan mestinya sudah dengar walau pembulatan tekad pada kiai itu Gus Muhaimin, kok mau sodorin yang lain gitu loh. Itu sama dengan menghina kan kalau gitu,"

"Kalau sodor-sodor nama Erick, kan mestinya sudah dengar walau pembulatan tekad pada kiai itu Gus Muhaimin, kok mau sodorin yang lain gitu loh. Itu sama dengan menghina kan kalau gitu,"
Dok. Istimewa

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid

Sebaiknya PAN bicara sebagai anggota koalisi apabila ingin mengusulkan nama Erick Thohir. Jangan cuma bicara dari luar saja.

"Kita sudah punya calon ya, yang wajar-wajar saja. Kalau memang mau, ayok diomongkan. Jangan ngomong di luar, masuk dulu, ngomong. Saya punya jagoan ini, apa yang dibuat pertimbangan, menang gak," tegas Jazilul.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Wakil ketua MPR ini menuturkan, PAN hanya bicara di luar saja. Belum pernah dibahas bersama di internal koalisi soal usulan nama Erick Thohir.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya belum tahu, seandainya toh omong itu kan cuma omongan di luar koalisi, untuk apa dinilai, enggak ada nilainya. Masuk dulu, diomongkan, nah boleh. Tetapi kalau wacana-wacana, bagi PKB ya happy-happy saja, ayolah mau masukin nama Nikita Mirzani oke saja,"

Rekomendasi