Dorong Kualitas Kepemimpinan, 75 Wali Nagari Tanah Datar Ikuti Retret di IPDN Baso

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengirim 75 wali nagari untuk mengikuti Retret Wali Nagari Tanah Datar di IPDN Baso selama sepekan, bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dorong Kualitas Kepemimpinan, 75 Wali Nagari Tanah Datar Ikuti Retret di IPDN Baso
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengirim 75 wali nagari untuk mengikuti Retret Wali Nagari Tanah Datar di IPDN Baso selama sepekan, bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar telah mengirimkan sebanyak 75 wali nagari untuk mengikuti kegiatan retret. Acara ini berlangsung di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumatera Barat, yang berlokasi di Baso, Kabupaten Agam. Kegiatan strategis ini dimulai pada Minggu, 5 April, dan akan berlangsung selama satu pekan penuh.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, secara langsung melepas keberangkatan para wali nagari dari halaman Indo Jolito Batusangkar. Retret ini merupakan hasil kerja sama dengan IPDN Sumatera Barat dan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas para pemimpin desa.

Tujuan utama retret ini mencakup peningkatan pengelolaan keuangan desa, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pengembangan kepemimpinan. Selain itu, peserta juga akan dibekali pemahaman hukum yang mendalam dari berbagai narasumber instansi terkait.

Peningkatan Kapasitas dan Karakter Pemimpin Nagari

Bupati Eka Putra menjelaskan bahwa program ini sangat vital untuk membekali para wali nagari dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Fokusnya adalah pada aspek-aspek krusial seperti manajemen keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Hal ini penting untuk memastikan penggunaan dana desa yang efektif.

Selain itu, retret ini juga menekankan pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat nagari. Pembekalan kepemimpinan yang kuat diharapkan mampu menciptakan pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemahaman hukum juga menjadi prioritas untuk menghindari potensi masalah di kemudian hari.

Retret ini tidak hanya memberikan pembekalan materi, tetapi juga mencakup kegiatan fisik yang bertujuan membentuk karakter. Ini adalah langkah strategis dalam membentuk kualitas kepemimpinan wali nagari secara holistik. Diharapkan terjadi perubahan positif dalam gaya kepemimpinan mereka.

Melalui kegiatan ini, Bupati Eka Putra berharap para wali nagari akan memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap masyarakat. Peningkatan pengelolaan keuangan, baik yang bersumber dari dana desa maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), juga menjadi target utama.

Apresiasi dan Harapan dari Wali Nagari

Ketua Forum Komunikasi Wali Nagari (FKWN) Tanah Datar, Genta Maulana Akbar, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemkab Tanah Datar. Ia menilai kegiatan retret ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia para wali nagari. Ini akan mendukung mereka dalam menjalankan roda pemerintahan nagari.

Genta Maulana Akbar berharap selama enam hari di IPDN, para wali nagari dapat menyerap ilmu dan pengalaman dengan maksimal. "Selama enam hari di IPDN, kami berharap para wali nagari dapat menjadi pemimpin yang benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

Senada dengan Genta, Wali Nagari Pangian, Hijrah Adi Syukrial, juga mengungkapkan antusiasmenya. Ia menekankan bahwa peserta akan mendapatkan pelatihan kedisiplinan yang ketat serta berbagai materi penting dari sejumlah institusi. Ini akan memperkaya wawasan dan keterampilan mereka.

Hijrah Adi Syukrial menegaskan kesiapan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. "Kami siap mengikuti seluruh rangkaian untuk meningkatkan kapasitas sebagai pemimpin di nagari baik dalam penggunaan anggaran maupun dalam peraturan hukum," katanya. Hal ini menunjukkan semangat untuk terus belajar dan beradaptasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi