RPJMD 2025-2029 Jadi Pijakan Transformasi Pembangunan Papua Menuju Visi "Papua Cerah"

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menegaskan dokumen RPJMD 2025-2029 menjadi instrumen strategis untuk Transformasi Pembangunan Papua, mengarahkan wilayah ini menuju visi "Papua Cerah" yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
RPJMD 2025-2029 Jadi Pijakan Transformasi Pembangunan Papua Menuju Visi "Papua Cerah"
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menegaskan RPJMD 2025-2029 menjadi instrumen strategis untuk mewujudkan Transformasi Pembangunan Papua yang terarah, terukur, dan berpihak kepada masyarakat, dengan visi "Papua Cerah". (AntaraNews)

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menegaskan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tahun 2025–2029 menjadi fondasi utama. Dokumen ini akan mendorong Transformasi Pembangunan Papua secara menyeluruh di wilayah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan usai membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD di Kota Jayapura, Papua, pada Kamis (5/3). Fakhiri menekankan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif biasa.

Sebaliknya, RPJMD merupakan instrumen strategis yang akan mengarahkan pembangunan Papua agar berjalan terarah, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Hal ini demi mencapai perubahan signifikan dalam lima tahun mendatang.

Visi "Papua Cerah" sebagai Arah Pembangunan

Arah pembangunan Papua selama lima tahun ke depan dirumuskan melalui visi yang ambisius. Visi tersebut adalah "Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni” atau disingkat "Papua Cerah".

Visi "Papua Cerah" ini menjadi komitmen kuat pemerintah daerah. Komitmen ini bertujuan mendorong perubahan menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Perubahan tersebut mencakup tata kelola pemerintahan yang lebih baik, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, serta kehidupan sosial masyarakat yang harmonis. Seluruh elemen diarahkan untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Melalui visi ini, pemerintah provinsi berupaya menciptakan fondasi yang kuat. Fondasi ini akan menopang kemajuan Papua di masa depan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Program Unggulan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Gubernur Fakhiri menjelaskan bahwa Musrenbang ini juga bertujuan menyelaraskan program-program antar kepala daerah. Terutama, program unggulan yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten dan satu kota.

Beberapa program unggulan yang disoroti antara lain Kartu Kasih, yang ditujukan bagi ibu hamil untuk mendukung kesehatan mereka. Ada juga Kartu Mace, dirancang untuk mendukung mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan.

Selain itu, terdapat program Kartu Jalan yang memberikan jaminan sosial bagi kelompok lanjut usia, memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak. Program-program ini menjadi bagian integral dari upaya Transformasi Pembangunan Papua.

Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah. Komitmen ini untuk memberikan dampak nyata dan positif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Papua.

Sinergi Lintas Sektor untuk Keberhasilan RPJMD

Keberhasilan implementasi RPJMD ini sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang kuat. Sinergi ini harus terjalin antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Selain itu, peran serta masyarakat adat, akademisi, dunia usaha, serta berbagai mitra pembangunan juga krusial. Seluruh pihak diharapkan berkontribusi aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan.

Gubernur Fakhiri meminta agar forum Musrenbang RPJMD dapat menghasilkan rumusan kebijakan yang tepat sasaran. Kebijakan ini harus mampu menjawab tantangan pembangunan Papua dalam lima tahun ke depan.

Dengan demikian, setiap langkah yang diambil dalam Transformasi Pembangunan Papua akan terkoordinasi. Hal ini memastikan efektivitas dan keberlanjutan program-program yang telah direncanakan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi