Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan layanan publik optimal kepada masyarakat. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Pemkot Bengkulu memastikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) tetap beroperasi penuh. Langkah ini diambil guna memfasilitasi kebutuhan warga, terutama selama periode libur panjang.
Komitmen ini secara khusus diterapkan selama libur panjang Imlek 2026, yang mencakup cuti bersama dan hari libur nasional pada Februari ini. Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat tidak mengalami hambatan dalam mengurus dokumen penting. Pelayanan Six in One juga tetap tersedia, memberikan kemudahan terintegrasi bagi pasangan baru menikah.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Widodo, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan program tetap Pemkot Bengkulu. Meskipun mengganggu waktu libur pegawai, pelayanan harus tetap dilaksanakan demi kepentingan publik. Inisiatif ini mencerminkan dedikasi Pemkot Bengkulu dalam menjaga kualitas layanan kependudukan.
Advertisement
Advertisement
Dinas Dukcapil Kota Bengkulu secara konsisten membuka pelayanan administrasi kependudukan dan program Six in One selama libur panjang Imlek 2026. Program Six in One ini sangat membantu pasangan pengantin baru untuk mengurus berbagai dokumen sekaligus. Mereka dapat menyerahkan dua Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, Kartu Keluarga (KK) dengan status perkawinan yang telah diperbarui, KK untuk orang tua kedua mempelai, serta buku nikah.
Widodo menjelaskan bahwa dengan layanan Six in One yang tetap dibuka, pasangan yang baru menikah tidak perlu lagi mengurus dokumen kependudukan satu per satu. Seluruh proses pengurusan dokumen dapat diselesaikan secara bersamaan, menghemat waktu dan tenaga masyarakat. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Dinas Dukcapil Kota Bengkulu untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, bahkan di luar hari kerja resmi.
Libur panjang Imlek 2026 sendiri jatuh pada Selasa, 17 Februari, dengan cuti bersama pada Senin, 16 Februari, menciptakan long weekend yang dimulai sejak akhir pekan sebelumnya [1, 2, 5]. Meskipun demikian, pelayanan vital ini tetap berjalan. Koordinasi internal dan eksternal diperkuat untuk memastikan kelancaran operasional di setiap lini layanan.
Advertisement
Advertisement
Ketersediaan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Kota Bengkulu dipastikan aman hingga akhir tahun 2025. Widodo menerangkan bahwa stok blangko KTP-el tercatat mencapai 11 ribu keping hingga Desember 2025. Jumlah ini berada di atas kebutuhan rutin bulanan, sehingga tidak ada kekhawatiran akan kekurangan blangko.
Peningkatan stok blangko telah dilakukan sejak awal November 2025 untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat. Terutama pada masa pergantian tahun dan awal tahun aktivitas administratif. Stok yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya ini merupakan langkah antisipasi strategis Dinas Dukcapil Kota Bengkulu.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan perekaman KTP elektronik, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu juga memperkuat koordinasi dengan Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu. Mekanisme subsidi stok dari provinsi akan langsung diaktifkan jika terjadi kekurangan. Dengan ketersediaan blangko KTP elektronik yang aman, masyarakat Kota Bengkulu diimbau untuk tidak menunda pengurusan perekaman maupun pencetakan. Dinas Dukcapil memastikan layanan kependudukan tetap cepat, lancar, dan tidak terhambat kekosongan blangko.
Advertisement
Sumber: AntaraNews