Partai Demokrat mendesak cawapres untuk Anies Baswedan segera dideklarasikan pada bulan Juni. Menanggapi permintaan itu, NasDem menegaskan menentukan cawapres untuk Anies adalah hal yang tak mudah.
Menurutnya ketiga partai di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) terus menjalin komunikasi sebelum Anies menetapkan pilihan.
"Tapi kan tidak semudah itu mengumumkan. Karena tiga partai koalisi masih terus berkomunikasi dengan signifikan kapan, entah hari apa itu yang tahu hanya para ketum," kata Sahroni di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/6).
Advertisement
Demokrat Hanya Berikan Saran Bukan Desakan
Menurutnya, NasDem tidak melihat permintaan Demokrat tersebut sebagai bentuk desakan. Dia menilai, sikap partai berlogo mercy itu hanya bersifat memberikan saran.
"Itu cuma imbauan aja. Kan semua orang kan pengen tahu cawapres masing-masing, jadi desakan daripada retorika yang terjadi belakangan hari ini karena ingin diumumkan secepatnya," kata Sahroni.
Sementara, Anggota tim delapan Koalisi Perubahan, Sudirman Said mengatakan, tim delapan saat ini tengah melakukan finalisasi waktu yang baik untuk mendeklarasikan cawapres pendamping Anies Baswedan. Serta deklarasi bersama capres-cawapres. Hal ini menanggapi desakan Demokrat agar Anies mengumumkan cawapresnya pada bulan Juni ini.
"Pada saat ini Tim 8 terus melakukan pendalaman untuk finalisasi baik waktu terbaik pengumuman Calon Wakil Presiden maupun deklarasi gabungan," ujar Sudirman dalam keterangannya, Selasa (6/6).
Advertisement
Koalisi Tidak Ingin Baru
Segala opsi sedang dipertimbangkan. Koalisi tidak buru-buru dalam mengambil keputusan karena harus menjadi kesepakatan bersama.
"Semua opsi sedang ditimbang plus minusnya. Upaya untuk penguatan koalisi terus kami lakukan, mengingat memang tekanan dalam berbagai bentuk terus dialami oleh rekan-rekan koalisi. Yang harus dijaga adalah agar apapun keputusannya, memang menjadi kesepakatan seluruh pihak," jelas Sudirman.
Termasuk usulan Demokrat agar deklarasi pada bulan Juni didengar oleh tim delapan dan akan dibahas.
"Tugas Tim 8 menjembatani semua aspirasi tersebut, yang dalam beberapa hal tidak selalu sama. Kami bersyukur suasana saling percaya di antara wakil-wakil Partai yang tergabung dalam Tim terus menguat. Hal ini memudahkan dalam mengkomunikasikan apa-apa yang menjadi perhatian dan aspirasi para pihak," kata Sudirman.