Golkar DIY sebut Koalisi Besar Tanpa PDIP Justru Berpotensi Menang di Pilpres 2024

Wacana pembentukan koalisi besar yang merupakan gabungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Partai Golkar, PPP dan PAN di dalamnya dengan Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang berisikan Partai Gerindra dan PKB semakin menguat jelang Pilpres 2024.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Golkar DIY sebut Koalisi Besar Tanpa PDIP Justru Berpotensi Menang di Pilpres 2024
PKS Sambangi Golkar. ©2023 Liputan6.com/Johan Tallo

Wacana pembentukan koalisi besar yang merupakan gabungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Partai Golkar, PPP dan PAN di dalamnya dengan Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang berisikan Partai Gerindra dan PKB semakin menguat jelang Pilpres 2024.

Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman mengatakan koalisi besar gabungan KIB dan KIR berpeluang untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024. Terlebih, kata Gandung, jika koalisi besar itu sepakat mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto sebagai capres dan cawapresnya.

Anggota Komisi VII DPR RI ini memprediksi koalisi besar cukup untuk maju di Pilpres 2024 tanpa PDI Perjuangan. Tanpa PDI Perjuangan, lanjut Gandung, koalisi besar KIB dan KIR dinilai justru mampu meraih kemenangan di Pilpres 2024.

Gandung menganalisa di koalisi besar ini akan berisikan lima parpol sudah cukup secara elektoral. Selain itu adapula tambahan beberapa partai baru atau nonparlementer yang akan turut bergabung di koalisi besar.

"Saya melihat koalisi KIB dan KIR menjadi sebuah koalisi besar dan ditambah dengan partai baru itu sudah lebih dari cukup tanpa PDIP," kata Gandung, Senin (11/4).

Gandung membeberkan kekuatan koalisi besar berpeluang memenangkan Pilpres 2024 tanpa PDI Perjuangan di dalamnya. Gandung menambahkan hingga saat ini belum ada kepastian akan bergabung di koalisi mana atau akan membentuk koalisi sendiri di Pilpres 2024 mendatang.

"Gabungan KIB dan KIR sudah 5 parpol ditambah dengan partai baru maka akan menjadi kekuatan yang prospektif dan berpeluang memenangkan Pilpres 2024. Sehingga tidak perlu ada PDIP yang hingga kini belum menentukan langkahnya bergabung dengan salah satu poros koalisi atau mendirikan koalisi sendiri," tutup Gandung.

Rekomendasi