PKB menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI. Jumlah peserta yang diuji mencapai lebih dari 90 bacaleg.
Hingga saat ini total daftar sementara bacaleg DPR RI dari PKB ada sebanyak 531 orang, bacaleg DPRD Provinsi 2.177 orang, dan bacaleg DPRD Kabupaten/Kota sebanyak 15.419 orang.
PKB melibatkan sejumlah tokoh ternama sebagai penguji eksternal dari berbagai latar belakang profesi. Nama-nama beken yang terlibat sebagai penguji eksternal di hari terakhir UKK antara lain Prof AS Hikam, dosen di Jurusan Hubungan Internasional President University.
Selain itu, ada nama mantan Wakil Ketua DPD RI dan mantan anggota DPR RI dari Fraksi PPP Akhmad Muqowam, Koordinator PKPNU KH. Munim DZ, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraeni, Staf Khusus Wakil Presiden Robikin Emhas, Direktur Padasuka TV Yusuf Mars, Direktur RMOL.id Teguh Santosa, dan Ketua AIPI Dr. Alfitra Salam. Pada UKK di hari-hari sebelumnya juga ada Dekan Fisip Universitas Islam Internasional Indonesia Philips J Vermonte, Dekan Fisip Universitas Padjajaran Dr Widya S Budi, dan Staf Khusus Wapres KH Imam Aziz.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu PKB Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan penguji eksternal sehingga caleg yang terjaring memiliki kapasistas mumpuni serta berintegritas tinggi sebagai calon wakil rakyat.
"Jadi selain penguji internal, kami juga melibatkan penguji eksternal dari berbagai latar belakang profesi. Ada akademisi, jurnalis, politikus senior, staf khusus wapres dan juga berbagai background profesi lainnya. Kami ingin hasil dari UKK ini benar-benar menghasilkan balaceg yang terbaik dan punya integritas tinggi untuk kepentingan bangsa," ujar Jazilul dalam keterangannya, Jumat (3/3).
Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan UKK ini tidak hanya dilakukan untuk bacaleg DPR RI, namun juga kabupaten/kota dan provinsi. Pelibatan pihak eksternal ini sebagai bentuk keterbukaan dalam proses penjaringan bacaleg.
Advertisement
Gus Jazil menuturkan, dengan tingginya antusiasi bacaleg PKB ini, pihaknya optimistis bisa meraih target yang sudah ditetapkan pada Pemilu 2024 mendatang yakni 100 kursi DPR RI. Sekaligus menempatkan PKB di posisi minimal dua besar atau keluar dari jebakan partai menengah.
Sementara itu, AS Hikam berharap caleg yang diseleksi memiliki kualitas tinggi sehingga target PKB dan bangsa Indonesia bisa tercapai.
"Sebab demokrasi kita semakin hari semakin mendapatkan tantangan. PKB di bawah pimpinan Gus AMI insyaallah akan menjadi salah satu bagian untuk memperjuangkan dan mempertahankan serta mengembangkan sistem demokrasi konstitusional yang menjadi cita-cita para pendiri partai ini," katanya.