Litbang Kompas merilis hasil survei calon presiden pilihan kalangan generasi Z atau para anak muda yang berumur 17-26 tahun di tahun 2024 pada Senin (27/2). Tiga besar calon presiden pilihan gen Z adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Ganjar memiliki elektabilitas tertinggi dengan angka 28,8 persen. Disusul Prabowo dengan angka 20,6 persen dan Ridwan Kamil 9,1 persen.
Berdasarkan temuan Litbang Kompas, elektabilitas Prabowo mengalami peningkatan signifikan. Dari Oktober 2022 yaitu hanya 16,6 persen. Ada kenaikan sampai kurang lebih 4 persen hingga menjadi 20,6 persen di Januari 2023.
"Hasilnya survei Litbang Kompas pada Oktober mencatat pemilih Prabowo dari generasi Z sebesar 16,6 persen. Peningkatan ini merupakan yang pertama sejak survei yang sama digelar Januari 2022 yaitu sebesar 13,9 persen," kata Peneliti Litbang Kompas Arita Nugraheni, Senin (27/2).
Sementara itu, Ganjar mengalami kehilangan suara gen Z sebesar 0,7 persen dibandingkan survei Oktober 2022. Untuk pertama kalinya sejak survei gen Z digelar pada Januari 2022, Ganjar mengalami kehilangan suara dan Prabowo mendapatkan tambahan suara.
"Sejak survei Januari 2022, ini pertama kalinya bagi Ganjar kehilangan suara pemilih gen Z dan pertama kali bagi Prabowo mendapatkan tambahan suara. Di tengah dinamika ini, gen Z masih memberikan sumbangan besar bagi elektabilitas Ganjar dan mengukuhkan keterpilihan Prabowo," jelas Arita.
Advertisement
Kemudian, terjadi pergeseran di posisi ketiga. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijungkalkan oleh Ridwan Kamil yang memiliki elektabilitas 9,1 persen. Anies kini berada di posisi keempat dengan angka 8,8 persen atau kehilangan suara gen Z mencapai 4,5 persen.
"Perolehan suara Anies ini merupakan yang terendah sejak survei Januari 2022," jelas Arita.
Nama lain yang muncul dalam jajak pendapat adalah mantan Panglima TNI Andika Perkasa 2,1 persen, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1,2 persen, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno 0,9 persen, Mensos Tri Rismaharini 0,6 persen, tokoh lainnya ditotal 4,7 persen. Serta yang tidak tahu 23,2 persen.
Survei digelar Litbang Kompas dengan wawancara tatap muka pada 25 Januari-4 Februari 2023. Sebanyak 1.202 responden dipilih secara aca menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 37 provinsi di Indonesia. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com