Fadli Zon Beberkan Perjanjian Politik Prabowo dan Anies: Ada Tujuh Poin

Perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian politik antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Anies Baswedan terkait pencapresan. Dia menyebut, dirinya yang menulis perjanjian itu.

Muhammad Genantan Saputra
Fadli Zon Beberkan Perjanjian Politik Prabowo dan Anies: Ada Tujuh Poin
Fadli Zon. ©2022 Merdeka.com/Alma Fikhasari

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon buka suara mengenai perjanjian Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di Pilgub 2017. Dia enggan merinci isi perjanjian itu, namun ada 7 poin yang tertulis.

"Oh kalau itu ada, ada. Kebetulan saya mendraft, saya menulis, dan ada 7 poin. Kalau itu urusannya, urusan pilkada," katanya di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta, Senin (6/2).

Perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian politik antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Anies Baswedan terkait pencapresan. Dia menyebut, dirinya yang menulis perjanjian itu.

"Ya kan ada beberapa yang saya tahu pada waktu awal itu saya yang mendraft perjanjian untuk pilkada DKI," terangnya.

Lebih jauh, Fadli pun menyerahkan isi perjanjian itu kepada Sandiaga Uno. Dia juga menyerahkan ke Sandiaga saat Anies disebut punya utang Rp50 miliar kepada Sandiaga.

"Tanya aja Pak Sandiaga, ada beberapa hal lain termasuk terkait dengan keuangan saya tidak tahu," terangnya.

"Gak ada, ya itu lain tanya Pak Sandi deh," tambah Fadli.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Sandiaga Uno belum bisa memberi pernyataan soal utang Rp50 miliar Anies kepada dirinya.

Kabar utang itu mencuat usai diceritakan oleh eks Timses Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 sekaligus Waketum Golkar, Erwin Aksa.

"Saya baca dulu, belum bisa kasih statement," tutup Sandiaga.

Rekomendasi