Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menilai usulan agar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri maju sebagai calon presiden (capres) 2024 sangat masuk akal.
Sebab, Megawati merupakan sosok yang berpengalaman dalam berpolitik. Dia mengaku akan menyampaikan langsung usulan tersebut kepada Megawati Soekarnoputri.
"Mereka lihat kenapa enggak yang ketum dan pengalaman. Ini pendapat mereka. Kalau Pak Jokowi enggak mungkin, kenapa enggak Bu Mega? Ini usulan yang masuk akal. Saya nanti harus sampaikan ke Bu Ketum karena bukan kewenangan kami. Kami hanya boleh sampaikan usulan dan yang menarik ini dari anak muda," kata Eriko, saat ditemui di Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (8/1).
Dia mengatakan, usulan tersebut harus diterima oleh PDI perjuangan. Namun, usulan tersebut harus dikaji lebih dalam lagi.
"Tentunya kami dan Ibu ketum belum memutuskan tentu hal ini harus kita terima secara utuh dulu seperti kemarin usulan itu. Tadi Pak Sekjen mengatakan usulan dari kalangan anak muda boleh kan namanya usulan masa tidak boleh, dalam demokrasi usulan itu boleh," ucapnya.
"Dan kemarin saya ingatkan sebelum Ibu Ketua Umum memutuskan siapa saja boleh berpendapat boleh kemudian mempunyai ide mempunyai pilihan tidak ada yang salah tetapi setelah Ibu Ketua Umum memutuskan bahwa calon presiden dari PDIP ini maka kami BLT banteng tegak lurus," sambung Eriko.
Namun, dia menegaskan perihal keputusan sosok capres dan cawapres menjadi kewenangan Megawati Soekarnoputri untuk menentukan. Termasuk kapan sosok capres dan cawapres akan dideklarasikan.
"Tapi sekali lagi, ini merupakan usulan dari hasil diskusi mengenai keputusannya tentu nanti Ibu Ketua Umum yang memutuskan seperti apa dan itu kewenangan sepenuhnya beliau," imbuhnya.
Advertisement
Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya harus mengetahui lebih dalam pihak mana yang mengusulkan Megawati maju sebagai capres Pilpres 2024.
"Yang ngusulkan siapa? Anak-anak mudanya siapa dulu? Biar saya tanggapi yang jelas," kata Hasto, saat ditemui di Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (8/1).
Kendati demikian, dia menilai pemimpin Indonesia memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat berat. Sehingga, Megawati sebagai ketua umum yang bakal menentukan sosok capres dan cawapres akan mempertimbangkan segala aspirasi dari masyarakat.
"Untuk presiden dan wakil presiden ke depan itukan mengemban tanggung jawab yang tidak ringan. Akan jauh lebih berat daripada tahun 2014," ucapnya.
"Karena itulah mari kita persiapkan segala sesuatunya dengan jernih agar 2024 lahir sosok pemimpin yang betul-betul mampu memikul tanggung jawab itu dan itulah Ibu Mega melakukan kalkulasi secara cermat dengan mempertimbangkan seluruh aspek melakukan kaderisasi partai tanpa pernah berhenti itu tujuannya untuk membangun masa depan Indonesia raya kita," sambung Hasto.