Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mendapat doa dan dukungan dari sejumlah pihak untuk kembali berkontestasi dalam Pemilu 2024. Pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 itu pun menanggapinya sebagai sebuah doa kebaikan yang disyukurinya.
"Kita tentunya hanya bisa, kalau ada yang mendoakan itu kan alhamdulillah. Kata Pak Kyai, kalau ada yang mendoakan ya alhamdulillah," kata Sandiaga sambil melirik ke KH Muhammad Bisri, Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Maghfirah Malang, Rabu (29/6).
Sandiaga menggelar serangkaian perjalanan dinas di Jawa Timur, termasuk hadir dalam acara Bimbingan Teknis Digital Bagi Santri Planner di Pondok Pesantren Bahrul Maghfirah Malang. Selain itu juga hadir dalam peluncuran Smart Tourism and Infrastructure Hospitality di Universitas Merdeka (Unmer) Malang.
Sandi mengungkapkan bahwa terkait Pilpres apapun nantinya harus didasari atas keridaan Allah SWT. Selain itu juga Indonesia membutuhkan orang yang berkemampuan dan memiliki track record baik.
"Saya yakin sebenarnya di 2024 track record lah, bukan siapa-siapanya tetapi konsep kemampuannya apa. Apa yang ditawarkan untuk Indonesia maju. Pembangunan-pembangunan yang bagus ini bisa dilanjutkan dengan pendekatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga terus meningkatkan pendidikan yg beraklakul karimah," jelas Sandiaga.
"Ini yang banyak ditunggu masyarakat, dan saya yakin mengalir saja. Semua Allah sudah menentukan juga kan? Ali Imron ayat 26, tinggal ikhtiar masing-masing," tegasnya.
Sementara itu saat memberikan sambutan, rektor Unmer Prof Anwar Sanusi mendoakannya menjadi Presiden 2024. Sebelumnya juga muncul deklarasi dukungan dari Sultan Pontianak ke-IX, Sultan Syarif Machmud Melvin Alkadrie yang mendukung Sandiaga Uno di Pemilu Presiden.
Sandiaga hanya tersenyum menanggapi itu dan mengaku sementara harus hemat memberikan informasi. "Nanti di kesempatan berikutnya Kita parit-parit informasinya," ungkapnya.