PDIP Soal Koalisi Golkar, PAN dan PPP: Digerakkan Kepentingan Jangka Pendek

Menurutnya wajar bila sudah ada parpol yang membentuk koalisi sejak dini. Dia memahami parpol yang tidak bisa mengusung capres sudah tampil di publik jauh jauh hari.

Muhammad Genantan Saputra
PDIP Soal Koalisi Golkar, PAN dan PPP: Digerakkan Kepentingan Jangka Pendek
Airlangga, Zukifli Hasan dan Suharso Monoarfa Gelar Pertemuan. ©2022 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Politisi PDIP Hendrawan Supratikno menilai koalisi Golkar, PAN dan PPP masih bisa berubah. Alasannya, koalisi parpol di Indonesia lebih digerakkan oleh kepentingan jangka pendek.

"Koalisi di Indonesia sifatnya cair. Lebih digerakkan oleh kepentingan-kepentingan jangka pendek. Jadi kemungkinan berubah masih besar bila ada dinamika baru yang signifikan," katanya lewat pesan, Jumat (13/5).

Menurutnya wajar bila sudah ada parpol yang membentuk koalisi sejak dini. Dia memahami parpol yang tidak bisa mengusung capres sudah tampil di publik jauh jauh hari.

"Untuk partai-partai yang suaranya belum cukup untuk mengusung paslon dalam pilpres, upaya membentuk koalisi merupakan prioritas. Bila tidak, mereka tidak bisa banyak bersuara. Jadi kita bisa memahami kesepakatan yang dilakukan lebih dini tersebut," terangnya.

Anggota DPR ini melihat, koalisi yang dibentuk sejak dini juga untuk meningkatkan posisi tawar dari capres potensial dari masing-masing partai.

"Langkah tersebut juga dimaksudkan untuk meningkatkan posisi tawar calon-calon potensial dari partai-partai terkait," tandas Hendrawan.

Diketahui, Pertemuan Golkar, PAN dan PPP menyepakati akan berkoalisi untuk Pemilu 2024. Hal itu merupakan hasil pertemuan di Rumah Heritage, Jakarta, Kamis (12/5) malam.

"Kita akan bekerja sama ke depan untuk mengawal agenda-agenda politik ke depan. Termasuk dalam pemilu nanti di 2024," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Airlangga bahkan menginstruksikan kepada pengurus Golkar dari pusat hingga daerah untuk menjalin kerjasama dengan PPP dan PAN.

"Kami secara khusus dari Partai Golkar, meminta dan menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai Golkar, baik tingkat provinsi, kabupaten, kota untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan juga kerja sama dengan PAN dan PPP," tegas Airlangga.

Rekomendasi