Makna di Balik 'Satu Matahari di Demokrat' yang Disampaikan SBY

Dalam dua tahun ini, SBY menilai kepemimpinan AHY berada dalam jalur yang tepat. Rakyat memberikan harapan dan apresiasi terhadap Demokrat yang dipimpin AHY. Respons di lapangan maupun hasil survei, menurut Herzaky, menunjukkan hal tersebut.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Makna di Balik 'Satu Matahari di Demokrat' yang Disampaikan SBY
SBY pidato di Peringatan HUT ke-17 Partai Demokrat. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan hanya ada satu matahari di Demokrat. Pernyataan itu dia tegaskan saat menyampaikan pidato di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat, Herzaky Mahendra Putra coba menjelaskan kalimat makna satu matahari di Demokrat yang disampaikan SBY. Menurutnya, kalimat SBY tersebut untuk menegaskan posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum Demokrat yang memegang kendali penuh. Sementara, SBY yang juga merupakan mantan ketua umum partai, mendorong AHY dari belakang.

"Saat ini, Ketum AHY yang memegang penuh kendali Partai Demokrat. SBY memilih tut wuri handayani. Mendorong dari belakang disertai doa," ujar Herzaky melalui pesan singkat, Senin (18/4).

SBY menegaskan hanya ada satu matahari di Demokrat karena kader memandang Presiden RI keenam itu sebagai figur sentral di partai. Demokrat tidak bisa dilepaskan dari sosok SBY.

"Hal ini penting untuk ditegaskan karena memang figur SBY di mata kader tetap merupakan figur sentral dalam perjuangan partai. Demokrat memang tidak bisa dilepaskan dari sosok SBY yang sukses memimpin Indonesia dan berhasil membawa Demokrat menjadi partai besar," jelasnya.

AHY Pegang Kendali Penuh

Tetapi saat ini eranya sudah berubah. SBY mengingatkan kepada kader bahwa AHY yang memegang kendali penuh atas Partai Demokrat. SBY, kata Herzaky, juga sudah sejak lama memutuskan tidak aktif dalam politik harian.

"Sehingga Bapak SBY merasa perlu kembali untuk mengingatkan kepada seluruh kader bahwa AHY-lah yang kini memegang kendali. Beliau sendiri sejak lama sudah memutuskan untuk tidak aktif lagi di day to day politics," jelasnya.

AHY sebagai wajah Demokrat hari ini yang menyuarakan aspirasi rakyat juga mengkritik langkah pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat.

Putra SBY itu juga berhadapan dengan Moeldoko yang berupaya mengambil paksa partai Demokrat. Serta AHY pula yang kini melakukan konsolidasi internal partai dan safari ke daerah-daerah juga mengurus pergantian kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

"Seluruhnya merupakan keputusan AHY selaku ketua umum bersama dengan tim yang ditentukan oleh AD/ART Partai Demokrat," kata Herzaky.

AHY Bawa Posisi Demokrat di Jalur yang Tepat

Dalam dua tahun ini, SBY menilai kepemimpinan AHY berada dalam jalur yang tepat. Rakyat memberikan harapan dan apresiasi terhadap Demokrat yang dipimpin AHY. Respons di lapangan maupun hasil survei, menurut Herzaky, menunjukkan hal tersebut.

"Apresiasi dan antusias masyarakat menyambut kedatangan AHY di mana-mana. Begitu pula yang tercermin dalam hasil berbagai survei. Demokrat terus menunjukkan lonjakan elektabilitas yang sangat signifikan dalam dua tahun terakhir ini," pungkasnya.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, hanya ada satu matahari dalam Partai Demokrat. Satu-satunya Partai Demokrat yang sah dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saat ini dalam perjuangan politik Demokrat yang memimpin adalah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono. Ingat, hanya ada satu matahari dalam Partai Demokrat," katanya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/4).

Presiden RI ke-6 ini mengamati, apa yang telah dilakukan kader Demokrat kepengurusan sekarang sudah benar.

"Saya amati dan saya nilai apa yang dilakukan oleh para pemimpin dan kader sudah berada di arah dan jalur yang benar, sudah on the right track," ujar SBY.

Rekomendasi