Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini menilai pernyataan politikus senior Amien Rais tidak jauh berbeda dengan pembicaraan di media sosial. Hal ini terkait tanggapan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu terhadap deklarasi Presiden Joko Widodo tiga periode oleh Apdesi.
"Terkait isi kontennya, saya kira sama kayak isu yang heboh di medsos saja. Tidak ada yang baru lah," kata Faldo kepada wartawan, Sabtu (2/4).
Faldo pun menyindir, Amien Rais sebagai seorang doktor ilmu politik. Menurutnya pernyataannya Amien seharusnya bisa lebih dari sekadar gosip politik.
"Beliau ini alumnus program doktor Ilmu Politik Universitas Chicago, tentunya kita butuh pikirannya, bukan sekedar gosip politik saja," ujarnya.
Faldo pun mendoakan Amien Rais sehat dan berumur panjang. Ia tak masalah dengan sikap oposisi yang selalu ditunjukkan pendiri PAN Ini. Publik sudah tahu mana pernyataan yang hanya sentimen personal dan mana yang argumen rasional.
"Silakan berpendapat, publik sudah paham mana yang sentimen personal dan mana yang argumen rasional. Kami harap memasuki bulan suci, kita semakin memperkuat ukhwah kita, selamat beribadah dan berpuasa untuk Pak Amien. Mohon maaf lahir dan batin' tutup Faldo.
Sebelumnya, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mendeklarasikan dukungan Presiden Joko Widodo tiga periode. Politikus senior Amien Rais menduga ada peran Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di balik isu penambahan masa jabatan presiden.
Amien pun meminta agar tidak menggunakan cara-cara pemerintahan Orde Baru. Amien mengingatkan Presiden Joko Widodo akan berakhir masa kekuasaannya pada Oktober 2024.
"Jadi setelah itu tidak boleh lagi dua oknum ini menggerakkan segala macam cara kekuatan tekad ala orde baru dulu," ujar Ketua Majelis Syuro Partai Ummat ini melalui akun instagram pribadinya amienraisofficial, Sabtu (2/4).