Perludem Sesalkan Keterwakilan 30 Persen Perempuan Anggota KPU-Bawaslu Tak Terwujud

Perludem mengingatkan bahwa Pemilu 2024 punya tantangan yang sangat berat dan kompleks. Salah satunya adalah menghadapi himpitan tahapan Pemilu dan Pilkada.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Perludem Sesalkan Keterwakilan 30 Persen Perempuan Anggota KPU-Bawaslu Tak Terwujud
Ilustrasi Pemilihan Anggota KPU dan Bawaslu

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyesalkan pemilihan tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu periode 2022-2027 belum mewakili kuota 30 persen perempuan. Komposisi anggota KPU dan Bawaslu terpilih hanya menempatkan seorang perempuan.

"Kami sangat menyayangkan keputusan DPR yang kembali mempertahankan tradisi yang tidak elok, yakni hanya memilih 1 orang perempuan sebagai anggota KPU dan Bawaslu," kata Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati dalam keterangannya, Kamis (17/2).

Nisa menilai Ketua DPR perempuan untuk pertama kalinya juga tak berdampak signifikan terhadap sikap politik parpol di parlemen terkait pemenuhan keterwakilan perempuan di KPU dan Bawaslu.

Perludem juga menyoroti pemilihan tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu periode 2022-2027 diambil tanpa melakukan voting atau tertutup. Proses pemilihan para penyelenggara Pemilu itu dinilai Perludem berbeda saat dua periode sebelumnya.

Nisa mengatakan, pada tahun 2012 dan 2017, publik dapat melihat secara langsung proses pemungutan suara dilakukan Komisi II saat memilih anggota KPU dan Bawaslu. Tetapi, dini hari pemilihan dilakukan tak dapat disaksikan publik.

"Sehingga menjadi pertanyaan bagaimanakan metode penentuan ranking yang dibuat, apa yang menjadi dasar penentuan rangking tersebut. Bahkan nama-nama yang terpilih sama dengan nama-nama yang beredar melaui pesan berantai sebelum FPT dimulai,” ujar Nisa.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa Pemilu 2024 punya tantangan yang sangat berat dan kompleks. Salah satunya adalah menghadapi himpitan tahapan Pemilu dan Pilkada.

"Sebagai penyelenggara pemilu di momentum pemilu serentak dan pilkada serentak 2024, mereka akan menghadapi ujian integritas sepanjang waktu. Banyak kepentingan dari seluruh kelompok politik, jangan sampai kasus wahyu setyawan terulang. Ini harus dijaga betul oleh anggota KPU dan Bawaslu terpilih,” kata dia.

Tujuh calon anggota KPU RI yang terpilih adalah:

1. Betty Epsilon Idroos

2. Hasyim Asya'ri

3. Mochamad Afifudin

4. Parsadaan Harahap

5. Yulianto Sudrajat

6. Idham Holik

7. August Melasz

Lima calon anggota Bawaslu RI yang terpilih:

1. Lolly Suhenty

2. Puadi

3. Rahmat Bagja

4. Totok Hariyono

5. Herwyn Jefler Hielsa Malonda

Reporter: Delvira Hutabarat/Liputan6.com

Rekomendasi