Peringati Hari Santri, Anggota Fraksi PKB DPR Pakai Sarung Hijau saat Rapat Paripurna

Fraksi PKB DPR berkomitmen mengawal kepentingan santri dan pesantren di parlemen. PKB akan mengoptimalkan berbagai jaringan mitra eksekutif untuk menjaga keberpihakan ke pesantren.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Peringati Hari Santri, Anggota Fraksi PKB DPR Pakai Sarung Hijau saat Rapat Paripurna
Anggota Fraksi PKB DPR pakai sarung hijau. ©2021 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB terlihat kompak mengenakan sarung berwarna hijau dan peci hitam saat mengikuti Rapat Paripurna pembukaan masa sidang kedua periode tahun 2021-2022. Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, memakai seragam kain sarung ini merupakan rangkaian peringatan Hari Santri 2021.

"Hari ini karena masih dalam momentum 22 Oktober Hari Santri Nasional, pas kita memasuki paripurna pertama," ujar Cucun di DPR RI, Senin (1/11).

Cucun menilai, penggunaan sarung dalam forum resmi kenegaraan merupakan bentuk simbol pesantren yang telah diakui negara melalui regulasi kebijakan. Apalagi di masa lalu ada upaya meminggirkan peran santri dan pesantren.

"Jika di masa lalu ada upaya untuk meminggirkan peran santri dan pesantren, Alhamdulillah saat ini negara memandang pesantren sebagai entitas penting sebagaimana entitas lain dalam upaya bersama membangun Indonesia," ujarnya.

PKB bersyukur upayanya melalui peran legislasi di DPR membuahkan hasil. PKB yang menginisiasi Rancangan Undang-Undang Pesantren dan Pendidikan Madrasah sejak 2014 hingga disahkan menjadi UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Selain itu PKB mengawal realisasi dana abadi pesantren sebagai amanat UU Pesantren hingga pemerintah mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pendidikan Pesantren.

"Kami tentu bersyukur mampu mengoptimalkan peran kami di parlemen baik melalui penganggaran, legislasi, maupun pengawasan untuk melahirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada santri dan pesantren di Indonesia," kata Cucun.

Fraksi PKB DPR berkomitmen mengawal kepentingan santri dan pesantren di parlemen. PKB akan mengoptimalkan berbagai jaringan mitra eksekutif untuk menjaga keberpihakan ke pesantren.

"Kita yakin bahwa pesantren adalah salah satu kekayaan intelektual yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Kami berharap lembaga pendidikan ini akan eksis dalam melahirkan para generasi bangsa yang tidak hanya matang secara intelektual tetapi juga secara spiritual," ujarnya.

Sesuai arahan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, kata Cucun, PKB mengawal pesantren untuk menjadi lokomotif kesejahteraan Indonesia. Cucun mengatakan, pesantren memiliki potensi menjadi pendorong roda perekonomian di tanah air.

"Pesantren punya semuanya dari ribuan santri, jaringan alumni, hingga khasanah ilmu yang bisa mendorong kesejahteraan bagi Indonesia," ujarnya.

Rekomendasi