Wakil Koordinator Bidang DPP Partai Golkar, Darul Siska meminta pengurus pusat partainya segera mengadakan rapat pleno. Dia menyebut kader Golkar kerap mengirim surat ke kantor DPP untuk digelarnya rapat pleno.
"Pengurus segera mengadakan rapat pleno membicarakan segala hal tentang keperluan dan kewajiban organisasi. Itu dari surat-surat yang masuk kelihatan mereka (kader Golkar) ingin minta pleno," kata Darul saat dihubungi merdeka.com, Rabu (21/8).
Namun, menurutnya, surat permintaan rapat pleno tak di respons oleh pengurus pusat. Sehingga, ada kader yang melaporkan pengurus pusat ke mahkamah partai Golkar.
"Enggak ada, enggak direspons sehingga karena tidak direspons. Saya ada pengurus yang menuntut ke mahkamah partai itu kan sudah tuntutan ya artinya pihak yang menuntut dan mengajukan tuntutan sesuai dengan tata kerjanya ke mahkamah partai," tuturnya.
Dia mengungkapkan pengurus Golkar sekarang tidak menjalankan tata kerjanya dengan baik. Dia mengatakan, kepentingan pengurus saat ini sederhana dan jangka pendek. Yaitu soal mengusulkan kader jadi menteri, pimpinan DPR, MPR dan menentukan alat-alat kelengkapan dewan.
Sementara, kata dia, kepentingan pengurus yang ingin melaksanakan musyawarah nasional lebih awal punya rencana jauh ke depan. Yaitu merancang persiapan pilkada di 270 daerah pada tahun depan.
Sehingga, Darul beranggapan perlu persiapan jauh dari sekarang karena harus segera ada konsolidasi di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan desa dan kelurahan.
"Nah itu kan harus di konsolidasi dari sekarang perlu penyegaran pengurus, pergantian pengurus di tingkat bawah untuk menghadapi pilkada pilkada itu. Nah itu saja bedanya yang ingin mempertahankan kekuasaan sampai Desember sama yang ingin musyawarahnya dipercepat," tandas dia.
Jangan Lewatkan:
Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini