Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta Caleg Golkar di Papua gencar menyosialiasikan partai dan pasangan capres nomor 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin. Apalagi Jokowi sudah belasan kali mengunjungi Papua.
"13 Kali Presiden Jokowi kunjungi Papua. Ada Trans Papua Jadi Caleg Papua harus paham azaz pembangunan," kata Airlangga di Papua, Jumat (8/2).
Airlangga menambahkan, Papua sangatlah diperhatikan bagi Jokowi. "Jokowi penting untuk Papua, Papua penting untuk Jokowi," katanya.
Menteri Perindustrian itu pun meminta kader Papua membuat hastag #GolkarJokowikanPapua di media sosial dan memviralkannya. "Golkar berikan dukungan maksimal untuk Pak Jokowi," tuturnya.
Airlangga juga berharap caleg Golkar Papua punya strategi raih pemilih baru, dimana menurutnya beberapa hasil rilis lembaga survei telah memprediksi ada partai politik yang belum bisa memenuhi syarat ambang batas parlemen.
"Saya harap caleg pusat bisa konsolidasi pada titik-titik potensial baru, data dari hasil rilis survei yang mengatakan parpol yang belum beruntung lolos ke senayan." ujar Airlangga.
Menteri Perindustrian ini juga menegaskan komitmen memenangkan Partai Golkar dan pasangan Capres nomor urut satu Joko Widodo dapat disaksikan dari semangat para sepuh Golkar dan elite partai dinilai sudah solid. Baik yang di dalam maupun di luar pemerintahan, bahkan pimpinan ormas pendiri dan didirikan serta relawan, berkomitmen berjuang untuk memenangkan Pemilu 2019.
Pada kesempatan yang sama Ketum Golkar memasang target untuk Golkar Papua menambah perolehan DPR RI sebanyak 3 kursi, dan DPRD provinsi sebanyak 9 kursi.
Kunjungan Ketua Umum Airlangga ke DPD Golkar Papua didampingi oleh Sekjen Lodewijk Faulus, Bendum Robert Kardinal, Ketua DPD Golkar Papua Klemen Tinal, Melchias Marcus Mekeng (Ketua Korbid PP Wilayah Timur), Yahya Zaini (Sekretaris Bappilu), Dito Ganinduto, Rizal Malarangeng, Agus Silaban dan sejumlah pengurus DPP yang lain.