Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir meminta pihaknya tak selalu disudutkan terkait Tabloid Indonesia Barokah. Dia mengungkap ada pula tabloid serupa yang menyerang pasangan inkumben Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.
Semisal, selebaran tersebut bernama Indonesia Kaffah dan Say No Jokowi yang disebarluaskan di masjid-masjid.
Erick berharap jika ada pelanggaran dalam Tabloid Indonesia Barokah harus ditindak. Aparat penegak hukum juga diminta berlaku adil terhadap dua buletin yang menyudutkan pihaknya
"Bagaimana kita juga ingin yang Say No to Jokowi dengan beberapa point besar, ya tabloid kaffah harus ditindak," kata Erick di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (31/1).
Bawaslu bersama Sentra Penegakkan Hukum Terpadu telah menyatakan tabloid Indonesia Barokah tidak melanggar aturan pemilu. Erick meminta oknum pembuatannya ditindak kalau memang terbukti salah. Dia tak ingin berandai-andai soal kerugian adanya tabloid tersebut.
"Sudah ada proses hukum," ucap mantan bos Inter Milan itu.
Sebelumnya, beredar Tabloid Indonesia Barokah yang mengkompilasi kumpulan berita media arus utama berkonten menyudutkan pasangan calon presiden nomor urut 02. Bawaslu menyatakan tidak ada pelanggaran kampanye. Sementara, Dewan Pers menyebut hal tersebut bukan produk jurnalistik.