Baliho dan bendera Partai Demokrat yang dipasang di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru, Riau, dirusak. Wasekjen Demokrat Andi Arief menuding pelaku sebagai orang suruhan PDIP. Menanggapi itu, Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk tetap menjaga ketenangan.
"Siapa pun, baik itu caleg, parpol, dalam kontestasi Pilpres mari jaga ketenangan, kesejukan memasuki tahun politik," kata Jokowi di Hotel Grand Suka, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12).
Jokowi mengingatkan, jangan ada pihak yang memprovokasi dengan cara yang tidak beradab dan beretika.
"Ini kita bicara semua tim, partai, caleg harus saling menghargai, hormati, baik bertutur kata pemasangan spanduk dan baliho," pungkas Jokowi.
Demokrat telah melaporkan tindak perusakan baliho partainya ke polisi. Tak hanya itu, Demokrat juga berencana melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Baliho tersebut berisi ucapan selamat datang kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Polda Riau hingga kini masih mencari motif perusakan dari seorang pelaku yang sudah ditangkap.