Ma'ruf Amien Soal Politik Genderuwo: Kalau Pak Jokowi Bilang Ada, Saya Ikut

Istilah politik genderuwo yang diucapkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu membuat banyak masyarakat bertanya-tanya. Terutama, mengenai apa dan siapa yang dimaksud oleh Jokowi tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ma'ruf Amien Soal Politik Genderuwo: Kalau Pak Jokowi Bilang Ada, Saya Ikut
Maruf Amin hadiri rapat rutin MUI. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Istilah politik genderuwo yang diucapkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu membuat banyak masyarakat bertanya-tanya. Terutama, mengenai apa dan siapa yang dimaksud oleh Jokowi tersebut.

Cawapres Ma'ruf Amin mengatakan, maksud dari perkataan Jokowi tersebut yaitu untuk membangun optimisme.

"Maksudnya itu, kata Pak Jokowi, dalam membangun komunikasi politik jangan menakut-nakuti. Kalau nakut-nakuti, itu seperti genderuwo, itu ungkapannya bukan optimisme, tetapi rasa takut," ujarnya di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta, Sabtu (10/11).

Ma'ruf percaya memang ada kelompok-kelompok dalam masyarakat yang sengaja menyebarkan kebohongan berupa hoaks dan fitnah. Hal ini tentunya membuat rakyat menjadi takut.

"Kan Pak Jokowi yang mengatakan, kata beliau ada. Kalau pak Jokowi ada, saya ikut Pak Jokowi, saya bilang ada lah," tandasnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumira

Halaman
Rekomendasi