Sandiaga Uno bantah Ratna Sarumpaet dikorbankan untuk kepentingan politik

Sandi berharap kejadian ini menjadi hikmah bagi semua pihak terutama perempuan. Kepada timses, dia berharap peristiwa Ratna Sarumpaet kemarin tak mengganggu kerja yang sudah berjalan selama beberapa waktu terakhir.

Muhammad Genantan Saputra
Sandiaga Uno bantah Ratna Sarumpaet dikorbankan untuk kepentingan politik
Ratna Sarumpaet bantah penganiayaan. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno memandang drama yang dialami Ratna merupakan tanpa tekanan dari pihak manapun. Dia menepis bahwa Ratna dikorbankan untuk menyerang lawan politik maupun merusak tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga.

"Saya justru melihat tidak ada yang dikorbankan atau tidak ada yang mengorbankan tapi ini pure satu fakta bahwa kita, Pak Prabowo, sahabat sahabat Prabowo dan saya, hanyut dalam satu kebohongan dan apa pun itu kita sudah mengakui kesalahan kita," katanya di posko M16, Jalan Melawai No 16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/10).

Sandiaga bercerita, saat mendengar kabar Ratna dianiaya dia langsung terkejut. Dirinya teringat kepada ibunya. Maka dari itu Sandi tidak memverifikasi dan langsung terhanyut dalam dusta Ratna.

"Saya bayangin itu terjadi ke ibu saya karena usianya 70, ibu saya juga 70 tahunan, 77. Aktif, sama sama aktivis sama-sama menyuarakan kadang-kadang hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang menjadi kepercayaan atau apa yang menjadi anggapan orang sebuah hal yang sangat sangat dia ingin ubah secara penuh semangat," tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berharap kejadian ini menjadi hikmah bagi semua pihak terutama perempuan. Menurutnya, banyak perempuan yang dianiaya tapi tidak berani mengungkapkan.

"Ini pelajaran buat kami dan pelajaran seluruh bangsa bahwa kita harus betul betul objektif, verifikasi dan saya mensyukuri juga bahwa tidak terjadi apa apa ke Ibu Ratna," jelas Sandi.

Kepada timses, dia berharap peristiwa Ratna Sarumpaet kemarin tak mengganggu kerja yang sudah berjalan selama beberapa waktu terakhir.

"Kita tetap fokus pada isu utama dalam kampanye ini yaitu ekonomi dan lapangan kerja serta biaya hidup Ini tiga atau empat hari ini kita banyak meributkan hal hal yang tidak esensi," katanya.

Sandiaga ingin fokus kampanye ke depan kembali menyinggung soal kenaikan bahan pokok yang mestinya sudah disiapkan. Kemudian soal lemahnya nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp 15.000.

"Itu harusnya yang jadi fokus kita kembali saya harapkan ritme dan kinerja dari BPN kembali kepada fokus utama. kembali ke laptop, kita di ekonomi, lapangan pekerjaan, dan harga bahan pokok," tandasnya.

Sandiaga sudah berkoordinasi dengan koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Danhil Azhar Simanjuntak untuk menyisir timnya dan berkoordinasi dengan para Jurkamnas supaya ritme berita ke depan kembali normal. Dia ingin timnya membangun sentimen positif dan benar benar berkomitmen menyuarakan anti berita bohong serta kampanye damai.

"Itu nanti akan kita jalani satu satu itu perintah Prabowo untuk memastikan BPN semua komit, kita ingin intonasi berita ke depan ini berita yang mempersatukan, berita yang memastikan dua isu utama tentang lapangan pekerjaan, biaya hidup itu kembali menjadi fitur utama dari kampanye Prabowo-Sandi," imbuh Sandiaga.

Rekomendasi