Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan segera memverifikasi ulang daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2019. Sebab, di sejumlah daerah masih ditemukan DPR ganda.
"Langkah selanjutnya dari KPU dan Kemendagri untuk verifikasi ulang mana-mana yang disampaikan ada ganda dan gandanya bagaimana," kata Tjahjo di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).
Tjahjo yakin tidak mungkin ada pemilih ganda. Sebab data tersebut sudah diketahui oleh pihak RT/RW.
"Saya yakin tidak mungkin menggunakan hak politiknya sampe dua tiga kan tidak mungkin karena harus warga RT/RW itu yang diketahui oleh warga," kata Tjahjo.
Sebelumnya Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera membersihkan data ganda daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2019. Menurutnya, DPT harus benar-benar valid demi menjamin pemilu yang demokratis dan bersih dari praktik curang.
Permintaan itu sebagai respons Bamsoet atas temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tentang 131.366 data pemilih ganda dalam DPT di 76 kabupaten/kota. Mengutip analisis Bawaslu, Bamsoet menyebut jumlah data ganda dalam DPT bisa mencapai 1,3 juta.
"Mendorong KPU untuk segera melakukan verifikasi terhadap temuan data pemilih ganda dalam DPT dan menginformasikan hasilnya kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan. Tidak boleh ada penyalahgunaan hak pilih," ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (10/9).