Menteri daftar caleg, Jokowi hanya izinkan kampanye di akhir pekan

Pramono mengungkapkan alasan Jokowi merestui menterinya berkampanye di akhir pekan. Sebab, para menteri yang daftar caleg sudah cukup dikenal dan waktu akhir pekan dirasa cukup untuk berkampanye.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri daftar caleg, Jokowi hanya izinkan kampanye di akhir pekan
Presiden Jokowi jadi inspektur di HUT Bhayangkara. ©2018 Liputan6.com/Johan Tallo

Sejumlah menteri di Kabinet Kerja telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pileg 2019. Ada lima menteri yang disebut mendaftarkan diri menjadi caleg.

Dua menteri dari PDIP yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Ada pula tiga menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yakni Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menpora Imam Nahrawi dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Mereka diizinkan kampanye di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing pada akhir pekan.

"Mereka diizinkan melakukan sosialisasi di dapil masing-masing hanya pada saat Sabtu-Minggu," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kantornya, gedung Sekretariat Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/7).

Pramono mengungkapkan alasan Jokowi merestui menterinya berkampanye di akhir pekan. Sebab, para menteri yang daftar caleg sudah cukup dikenal dan waktu akhir pekan dirasa cukup untuk berkampanye.

"Karena mereka sudah dikenal di dapilnya apalagi yang maju ini sebelumnya pernah maju di periode sebelumnya. Bahkan ada yang sudah dua kali, tiga kali (nyaleg)," ucap pria yang akrab disapa Pram ini.

Kendati demikian, sambung Pram, Jokowi tetap berpesan kepada para menterinya untuk tidak melupakan tugasnya.

"Tapi Presiden telah memberikan arahan bagi siapapun menteri yang akan maju tetap memprioritaskan tugas utama sebagai menteri," ucap Pram.

Reporter: Hans Salim
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi