Gus Ipul kalah di Jatim, PKB tegaskan Cak Imin tetap cawapres Jokowi

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid yakin kekalahan partainya di Jawa Timur (Jatim) tidak akan berpengaruh pada nilai jual Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin jadi bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk Joko Widodo (Jokowi).

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Gus Ipul kalah di Jatim, PKB tegaskan Cak Imin tetap cawapres Jokowi
Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid yakin kekalahan partainya di Jawa Timur (Jatim) tidak akan berpengaruh pada nilai jual Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin jadi bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk Joko Widodo (Jokowi). Dia yakin Cak Imin masih cukup kuat untuk bisa jadi cawapres.

Di Pilgub Jatim, PKB mendukung pasangan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno. Gus Ipul-Puti juga didukung oleh PDI Perjuangan.

"Masih kuat. Jatim kalah dalam konteks bahwa dukungan kepada Gus Ipul saja. Tetapi bahwa apapun di Jawa Timur, kiai dan komunitas NU tetap bersatu. Kan enggak ada masalah," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6).

Menurut Jazilul, Pilgub Jatim jangan dijadikan tolak ukur bagi PKB dan Pilpres begitu saja. Sebab, di tingkat bupati kader PKB banyak mendulang kemenangan.

"Di Pilkada Jawa Timur jangan cuma dilihat gubernurnya saja. Karena di pemilihan bupati, PKB kadernya banyak yang jadi. Dulu kan ngusung orang, sekarang kadernya. Di Pamekasan, di Lumajang, di Bojonegoro. Di kota Probolinggo. Itu kadernya PKB loh yang jadi," ungkapnya.

Anggota MPR ini menegaskan, seharusnya Jokowi bisa melihat kekuatan dari Cak Imin yang memiliki basis pendukung di Nahdlatul Ulama (NU). Serta pendukung PKB lainnya di Jatim.

"Jawa Timur atau NU atau suara PKB seperti disampaikan Cak Imin, ya Pak Jokowi mestinya melihat itu sebagai nilai. Kita kemarin ada 11 juta, di Pilkada, yang ada semua ini calon-calon yang didukung PKB meskipun tidak menang mutlak, sebagian juga suaranya terkumpul di situ," ucapnya.

Berbagai lembaga survei menggelar hitung cepat (quick count) beberapa saat usai pemungutan suara Pilkada Serentak 2018. Hasil sementara quick count Pilgub Jawa Timur versi Lingkaran Survei Indikator unggul Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Rekomendasi