Golkar: Jatim dan Jateng menang karena solid, Jabar kalah karena belum rezeki

Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil hitung cepat atau quick count di beberapa pemilihan kepala daerah. Dari hasil itu, Partai Golkar melakukan analisa faktor penyebab kemenangan dan kekalahan calon yang diusung.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Golkar: Jatim dan Jateng menang karena solid, Jabar kalah karena belum rezeki
Nusron Wahid. ©2017 Merdeka.com

Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil hitung cepat atau quick count di beberapa pemilihan kepala daerah. Dari hasil itu, Partai Golkar melakukan analisa faktor penyebab kemenangan dan kekalahan calon yang diusung.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa-Emil Elestianto Dardak meraih kemenangan sementara berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Kemenangan sementara itu disambut antusias oleh Golkar.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilihan Umum wilayah Jawa-Sumatera-Bali DPP Partai Golkar, Nusron Wahid menilai selain dari sisi personalitas, kemenangan Khofifah dan Emil juga disokong atas kinerja partai pendukung.

"Penentunya ya Khofifah sendiri. Kalau di Jawa Timur dominasinya Golkar dan muslimat di samping juga Demokrat. Ya semua partai bekerja," ujar Airlangga seusai menonton hasil hitung sementara di kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (27/6).

Sementara faktor kemenangan untuk pasangan calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo - Taj Yasin tidak lain karena soliditas partai pendukung.

"Kalau Ganjar ya semua juga bekerja. Meskipun untuk konteks Jawa Tengah saya rasa belum optimal ya. Di Jawa Tengah dominasinya PDI-P, semuanya bekerja,” ucapnya.

Namun dia enggan berkomentar saat disinggung analisa kekalahan pasangan cagub-cawagub Jabar yang diusung partai Golkar, Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi.

"Ya belum rezeki saja ya," katanya.

Diketahui, dari hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei merilis pasangan calon Khofifah - Emil di Pilgub Jatim mengalahkan Gus Ipul-Puti . Sementara pada Pilgub Jateng mengunggulkan Ganjar - Yasin unggul atas Sudirman Said dan Ida Fauziyah. Kemudian untuk Pilgub Jabar pasangan Ridwan Kamil - Uu Rhuzanul Ulum dinyatakan sebagai pemenang dan mengalahkan jagoan Golkar yakni Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Baik Airlangga dan Nusron, pihaknya masih berlandaskan hasil penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) meski keduanya tak menampik cukup puas dengan hasil sementara kali ini lantaran target 56 persen Pilkada tercapai.

Rekomendasi