Mendagri: Misal saya menteri berhenti rumah dibersihkan, kok digeledah

Pengecekan rumah dinas wakil gubernur Jawa Barat oleh Pemprov Jawa Barat pada Kamis (21/6) direspons keras oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab Pj Gubernur Jawa Barat M Iriawan ikut dalam pemeriksaan tersebut.

Muhammad Genantan Saputra
Mendagri: Misal saya menteri berhenti rumah dibersihkan, kok digeledah
Menteri Tjahjo Kumolo datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Pengecekan rumah dinas wakil gubernur Jawa Barat oleh Pemprov Jawa Barat pada Kamis (21/6) direspons keras oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab Pj Gubernur Jawa Barat M Iriawan ikut dalam pemeriksaan tersebut.

Merespons itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan baiknya segala kecurigaan Pilkada dilaporkan ke pengawas Pemilu. Dia menjelaskan, Deddy Mizwar sendiri telah mengundurkan diri sebagai wakil gubernur Jabar.

"Kalau itu tuduhan, laporkan ke Bawaslu. Deddy Mizwar itu setahu saya sebagai Wagub, Februari dia sudah undurkan diri karena maju jadi Cagub. Rumah dinas dan isinya yang bukan milik pribadi sudah diserahkan secara otomatis pada bulan Februari. Kemarin itu Pj gubernur (Iriawan) meninjau aset pemda termasuk rumah Wagub yang oleh bironya mau dibersihkan untuk persiapan Wagub terpilih nanti," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/6).

Politisi PDIP ini membantah jika hal itu disebut penggeledahan. Sebab setelah mundur dari Wagub, Dedi menyerahkan seluruh aset ke Pemda Jawa Barat.

"Lho wong sudah diserahkan sama pak Deddy kok digeledah. Kalau geledah itu rumahnya Pak Deddy digeledah. Wong itu sudah diserahkan ke Pemda pada Februari lalu. Misalnya saya menteri, berhenti rumah dibersihkan eh Depdagri kok digeledah. Ya tidak," ujarnya.

Kemudian,Tjahjo enggan berkomentar terlalu jauh apakah aparat negara seperti BIN, TNI dan Polri tidak netral seperti yang disebut SBY. "Tanya Pak SBY," singkatnya.

Rekomendasi