Ketum PPP yakin PKB tetap dukung Jokowi meski Cak Imin tak jadi cawapres

Dia tetap yakin meski Cak Imin telah berkali-kali Jokowi akan rugi apabila tak mengambil dirinya sebagai cawapres.

Muhammad Genantan Saputra
Ketum PPP yakin PKB tetap dukung Jokowi meski Cak Imin tak jadi cawapres
Ketum PPP Romahurmuziy. ©2018 Merdeka.com/Nuryandi

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy yakin meskipun Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tak dipilih Jokowi menjadi cawapresnya, PKB akan tetap mengusung Jokowi di Pilpres 2019. Dia tetap yakin meski Cak Imin telah berkali-kali Jokowi akan rugi apabila tak mengambil dirinya sebagai cawapres.

"Yang paling dekat tentu adalah PKB karena berkali-kali mereka juga menyampaikan meskipun masih harus dengan syarat Cak Imin sebagai calon wakil presiden, tapi saya yakin betul meskipun Cak Imin tidak diambil oleh Pak Jokowi sebagai Calon Wakil Presiden, PKB tetap akan bergabung kepada pak Jokowi," katanya di markas PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/6).

Rommy, sapaan akrabnya, meyakini hal tersebut dikarenakan PKB memiliki empat kader yang menduduki kursi menteri dalam kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla. Dari hal itu dia menilai PKB akan kembali mendukung Jokowi.

"Ini keyakinan saya karena hari ini dia memiliki empat menteri di dalam kabinet, akan terlalu mewah kalau empat menteri itu tidak bergabung lagi dengan pak Jokowi di Pemilu 2019 yang akan datang," tuturnya.

Lebih lanjut, Rommy menambahkan, meskipun saat ini baru ada lima parpol yang mendeklarasikan Jokowi yakni PDIP, Golkar, PPP, NasDem, dan Hanura, Romi optimis tinggal menghitung waktu akan ada tiga partai yang lain juga bergabung di dalam koalisi Jokowi.

"Dan saya meyakini proses proses percepatan penggabungan menuju 8 partai politik pengusung itu akan terjadi setelah Pilkada usai segala penghitungan yang dilakukan," ujarnya.

Rekomendasi