Jelang Pilkada Serentak, Airlangga ingatkan masyarakat waspadai berita hoaks

Airlangga juga menekankan agar masyarakat untuk jeli melihat media yang menayangkan sebuah berita.

Rohimat Nurbaya
Oleh Rohimat Nurbaya - Reporter
Jelang Pilkada Serentak, Airlangga ingatkan masyarakat waspadai berita hoaks
Airlangga Hartarto. ©2018 Merdeka.com

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 akan dilaksanakan sebentar lagi. Menjelang pilkada, banyak kalangan yang mengkhawatirkan beredarnya berita hoaks atau berita palsu. Terutama melalui media sosial.

Atas dasar itu, Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto meminta kepada masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi.

"Kalau berita kan ita tentunya kita lihat sumbernya," ujar Airlangga usai melakukan rapat dengan Dewan Pakar Golkar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa malam (17/4).

Airlangga juga menekankan agar masyarakat untuk jeli melihat media yang menayangkan sebuah berita. Apakah sudah terverifikasi lembaga terkait atau belum.

"Kita juga akan lihat medianya dan tentu itu yang perlu diperhatikan, baik itu media elektronik cetak, online. Dan tentunya media sosial juga," ucap dia.

Pemungutan suara dan penghitungan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada serentak 2018 dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

Ada 171 daerah yang menggelar Pilkada 2018 yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Di Sumatera sendiri ada empat provinsi yang melaksanakan Pilkada Serentak ini, untuk di Pulau Jawa ada tiga provinsi.

Kemudian Bali juga melaksanakan Pilkada Serentak. Lalu ada Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sedangkan di Kalimantan ada dua provinsi yang melaksanakan Pilkada Serentak, yakni Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Sedangkan di Sulawesi dua provinsi, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Lalu, Maluku dan Maluku Utara juga melaksanakan, serta terakhir Papua.

Rekomendasi