Arif Wibowo: Yang nggak boleh kader PDIP pakai pesawat kepresidenan untuk kampanye

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arif Wibowo menilai wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan fasilitas negara untuk kampanye. Sebab, kata Arif, meski Jokowi ikut kampanye Pilpres 2019, dia masih seorang kepala negara.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Arif Wibowo: Yang nggak boleh kader PDIP pakai pesawat kepresidenan untuk kampanye
pesawat kepresidenan ri. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arif Wibowo menilai wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan fasilitas negara untuk kampanye. Sebab, kata Arif, meski Jokowi ikut kampanye Pilpres 2019, dia masih seorang kepala negara.

"Dan yang penting dalam kondisi cuti pun beliau masih kepala negara, kepala pemerintahan, hanya waktunya itu saja," kata Arif pada wartawan, Jumat (6/4).

Menurutnya, selama Presiden masih menggunakan fasilitas dalam batas wajar maka tidaklah masalah. Anggota Komisi II ini menegaskan, yang terpenting adalah fasilitas negara tidak digunakan Jokowi untuk kampanye partai yang menaunginya.

"Kecuali begini pesawat kepresidenan digunakan untuk kader PDIP untuk kampanye, itu enggak boleh. Tapi kalau digunakan Jokowi ya tidak apa-apa," ungkapnya.

Tetapi, tambah Arif, dengan penggunaan fasilitas negara untuk kampanye tetap harus diatur secara lebih detil.

"Ya kalau itu sebenarnya wajar saja, ini menyangkut pengamanan sepanjang batasan batasan tertentu yang detailnya memang harus diatur," ucapnya.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menyebut untuk pesawat kepresidenan, pihaknya belum dapat memastikan, apakah boleh digunakan incumbent atau tidak. Apalagi terdapat dua jenis pesawat kepresidenan.

"Itu tergantung pada sisi keamanan presiden atau bukan, kalau itu bagian keamanan pasti saja dia melekat. Termasuk misalnya kendaraan dinas anti peluru, terus pengamanan lain baik mobil maupun pesawat," jelas Wahyu.

Rekomendasi