Politisi Golkar soal duit e-KTP buat Rapimnas: Pengakuan sepihak dari Setnov saja

Setya Novanto mengakui telah mengembalikan Rp 5 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait korupsi proyek e-KTP. Uang tersebut dikatakan Setya Novanto digunakan untuk kegiatan Rapimnas Partai Golkar tahun 2012.

Liputan6.com
Oleh Liputan6.com - Reporter
Politisi Golkar soal duit e-KTP buat Rapimnas: Pengakuan sepihak dari Setnov saja
Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily. Dokumen Partai Golkar

Setya Novanto mengakui telah mengembalikan Rp 5 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait korupsi proyek e-KTP. Uang tersebut dikatakan Setya Novanto digunakan untuk kegiatan Rapimnas Partai Golkar tahun 2012.

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan hal itu hanya pengakuan Setnov sepihak saja. Dia juga mengatakan pengakuan Setnov di sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tipikor itu belum menjadi bukti hukum.

"Saya kira soal penyebutan aliran untuk Rapimnas Golkar baru merupakan pengakuan sepihak dari Pak Novanto. Belum menjadi bukti hukum," ucap Ace kepada Liputan6.com, Rabu (22/3).

Dia memastikan, semua dana yang masuk ke partainya telah diaudit dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya pastikan bahwa semua dana yang masuk ke Partai Golkar telah diaudit dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku," ungkap Ace.

Dia meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Sehingga tak mengambilkan kesimpulan lebih jauh.

Dia pun menegaskan, tak akan ada pemeriksaan secara internal. Sebab semua keuangan parpol sudah dilaporkan ke lembaga yang benar.

"Saya kira tidak perlu. Karena semua keuangan partai telah dilaporkan ke lembaga yang berwenang," katanya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi