Mega minta Jokowi-JK dan ketum partai tak buru-buru pulang dari acara ultahnya

"Dan untuk Bapak Presiden seperti tahun yang lalu saya bilang sama ajudannya tunggu lah, enggak usah buru-buru lah untuk supaya buat Bapak, Pak Kalla ada di sini, ketum-ketum mencairkan pikirannya dulu kalau nanti harus tempur, tempur dengan baik," ujar Mega.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Mega minta Jokowi-JK dan ketum partai tak buru-buru pulang dari acara ultahnya
PDIP usung Djarot sebagai Cagub Sumut. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke 5 RI, Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan dalam acara perayaan ulang tahunnya ke 71. Megawati bercerita soal pencarian makna di usianya ke 71. Di usia ke 71 ini, Megawati mengaku ingin memberikan perhatian khusus kepada penderita HIV/Aids.

"Saya ingin mencari makna di umur saya 17 lagi, ingin mengembangkan diceritakan ke anak-anak HIV, Aids karena mereka ternyata sangat kurang tersentuh masyarakat kita. Yang sangat mampu untuk bisa bergotong royong menolong mereka," kata Megawati di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Selasa (23/1).

Selain itu, Megawati berharap dengan acara yang disuguhkan, para tamu undangan bisa sedikit melupakan sejenak tahun politik yang cukup sibuk.

"Demikian lah apa yang disampaikan, apa yang ditampilkan dipertunjukkan ini membuat kita sekadar melupakan tahun politik yang kayaknya akan sangat menegangkan. Menegangkan rakyatnya," seloroh Mega.

Megawati juga meminta kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para ketua-ketua umum partai politik tidak buru-buru pulang agar melihat acara yang disuguhkan. Dia juga berharap acara yang disuguhkan bisa mencairkan pikiran sebelum bertarung di Pilkada dan Pemilu Serentak 2019.

"Dan untuk Bapak Presiden seperti tahun yang lalu saya bilang sama ajudannya tunggu lah, enggak usah buru-buru lah untuk supaya buat Bapak, Pak Kalla ada di sini, ketum-ketum mencairkan pikirannya dulu kalau nanti harus tempur, tempur dengan baik," ujar Mega.

Megawati pernah ingin bangun gedung teater

Dalam kesempatan yang sama, Mega sempat menyinggung soal keinginannya membangun gedung teater saat menjabat Presiden RI. Salah satu alasannya, karena Indonesia sangat minim memiliki teater padahal kaya akan budaya dan tradisi.

"Dari dulu saya sebenarnya menginginkan Indonesia kaya budaya. Dulu Saya waktu jadi presiden, saya sebetulnya akan membangun suatu teater yang memuat sekitar 3.500 orang," kata Megawati dalam sambutannya.

Megawati menuturkan, banyak mendengar orang-orang bercerita menonton teater di negara-negara lain karena Indonesia sangat sedikit memiliki teater.

"Kalau bicara New York, London, Paris, kalau orang sudah bicara bergengsi saya sudah nonton ini, ternyata saya mengalami, di tempat kira-kira memuat 2 ribu orang saja ternyata tidak ada," ujar Megawati.

Karena minim teater khususnya di Jakarta, Mega mengakui sempat kesulitan mencari lokasi perayaan hari ulang tahunnya. Akhirnya Mega memilih Taman Ismail Marzuki sebagai lokasi acara.

"Tapi saya heran juga gedung seperti itu tidak ada lift, sehingga orang mesti naik. Apalahi orang yang sudah sepuh mesti naik tangga. Saya katakan ya sudah lah kembali ke TIM lagi," jelas Mega.

Untuk diketahui, dalam acara HUT Megawati, putra bungsu Proklamator RI Soekarno, Guruh Soekarnoputra akan menampilkan lagu-lagu ciptaan Fatmawati, Ibu Megawati. Lagu-lagu Fatmawati sering dilantunkan saat Megawati ingin tidur.

Tak hanya itu, acara HUT Megawati juga akan disuguhkan pagelaran teater bertema Satya Eva Jayate yang bercerita tentang nilai-nilai perjuangan dan kebenaran.

Rekomendasi