Sekjen Golkar ngaku namanya dicatut buat minta mahar ke balon kepala daerah

Sekjen Golkar ngaku namanya dicatut buat minta mahar ke balon kepala daerah. Idrus menegaskan perintah langsung dari Ketua Umum Golkar Setya Novanto yaitu tidak meminta uang kepada calon kepala daerah. Idrus juga menegaskan kalau ada yang melakukan dari internal Golkar agar dilaporkan ke polisi.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Sekjen Golkar ngaku namanya dicatut buat minta mahar ke balon kepala daerah
Idrus Marham datangi KPK. ©2017 Merdeka.com/Imam Buhori

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengaku ada orang yang mencatut namanya dan meminta uang mahar ke bakal calon (balon) kepala daerah agar diusung Golkar pada Pilkada serentak mendatang. Bahkan, kata Idrus, orang itu keliling-keliling ke berbagai daerah."Saya menyampaikan, saya tidak pernah meminta uang kepada siapapun kepada para calon. Kalau ada orang yang minta uang atas nama saya, jangan dilayani, bila memungkinkan laporkan kepada penegak hukum, apakah kepada KPK, polisi dan Kejaksaan, bahwa perbuatan mereka melanggar aturan, tentu ini merusak nama baik saya," kata Idrus, Rabu (4/10).Idrus menegaskan perintah langsung dari Ketua Umum Golkar Setya Novanto yaitu tidak meminta uang kepada calon kepala daerah. Idrus juga menegaskan kalau ada yang melakukan dari internal Golkar agar dilaporkan ke polisi."Seperti disampikan Ketua Umum Setya Novanto, dalam pencalonan tidak mengenal mahar-mahar, silakan jika punya uang untuk digunakan di daerah sendiri karena pasti uang untuk kepentingan saksi dan lain-lain. Kita tahu saksi kampanye butuh banyak dana," ujarnya.Idrus menambahkan, dirinya juga tidak akan segan-segan melaporkan jika mendapati ada orang dari internal Golkar meminta mahar. "Kalau saya tahu saya akan laporkan, karena itu menyangkut nama baik saya. Itu termasuk kepada pemerasan," pungkasnya.

Rekomendasi