Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), sudah mengumumkan struktur baru partainya. Dalam struktur itu, I Gede Pasek Suardika, Nurdin Tampubolon, Benny Pasaribu, Wisnu Dewanto, dan Saleh Husin ditunjuk menjadi Wakil Ketua Umum Partai Hanura.I Gede Pasek Suardika merupakan kader baru di Partai Hanura. Mantan politisi Partai Demokrat yang saat ini menjabat anggota DPD RI dari Provinsi Bali itu baru saja menyatakan bergabung dengan Partai Hanura saat perayaan HUT ke-10 Hanura yang digelar di Kantor DPP Jalan Mabes Hankam, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 21 Desember 2016 malam.Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) yang juga mantan Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menegaskan tak ada persoalan memberi posisi strategis kepada kader baru. Keputusan itu tentu mempertimbangkan banyak hal. "Pertimbangannya ya track record, popularitas, dan kemampuan," ujar Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/1). Menurut Wiranto, jika ingin memajukan partai, langkah tepat yang diambil adalah mengintegrasikan kader baru dan kader lama. Apalagi jika kader baru itu dianggap berpotensial menggerakkan roda partai. "Kalau organisasi berkutat para orang lama, enggak maju," ujarnya. Wiranto memastikan, kader-kader Partai Hanura sangat mendukung kiprah I Gede Pasek Suardika di Partai Hanura. Hal itu tidak lepas dari keinginan kader untuk menjadikan Hanura partai besar di Tanah Air. "Kalau ada yang keberatan kasih tau saya, siapa orangnya itu. Pasti enggak ada. Karena kalau partai ini menang, partai ini besar, maka posisi di legislatif, eksekutif lebih banyak. Peluang mereka lebih besar," tukasnya.
Gede Pasek jadi waketum Hanura, ini kata Wiranto
Gede Pasek jadi waketum Hanura, ini kata Wiranto. Wiranto menegaskan tak ada persoalan memberi posisi strategis kepada kader baru. Keputusan itu tentu mempertimbangkan banyak hal. "Pertimbangannya ya track record, popularitas, dan kemampuan," tegasnya.
Rekomendasi