Diolok-olok karena larangan mobil mewah, ini kata Kubu Anies-Sandi

Diolok-olok karena larangan mobil mewah, ini kata Kubu Anies-Sandi. cagub dan cawagub nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sempat dijadikan bahan olok-olok di dunia maya. Sebab, ide cawagub Sandiaga untuk mengatasi kemacetan di Jakarta dianggap irasional dengan moratorium mobil mewah di Jakarta.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Diolok-olok karena larangan mobil mewah, ini kata Kubu Anies-Sandi
Anies-Sandiaga hadiri Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Seribu. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Beberapa waktu lalu, cagub dan cawagub nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sempat dijadikan bahan olok-olok di dunia maya. Sebab, ide cawagub Sandiaga untuk mengatasi kemacetan di Jakarta dianggap irasional dengan moratorium mobil mewah di Jakarta. Meski demikian, tim media center Anies-Sandi tak mau ambil pusing dan menanggapi ulah para netizen tersebut. Sebab, hampir semua paslon pasti mendapatkan serangan dari para netizen. "Saya rasa bukan hanya pasangan Anies-Sandi saja yang suka dibully, calon lain juga pasti mengalami hal demikian," kata Ketua tim Media Center Anies-Sandi, Naufal Firman Yusak di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug No. 6, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/12). Naufal juga menuturkan, komentar para netizen di media sosial tak melulu hal-hal yang sifatnya negatif, yang positif pun selalu ada. Karenanya baik bullying maupun apresiasi dari netizen menjadi bahan masukan tim Anies-Sandi. "Buat kita bully di medsos bukan hal yang mengkhawatirkan, bentuknya apa pun akan kita jadikan masukan," tutur Naufal. Ditambahkan Naufal, pihaknya juga sesekali membuat video singkat tentang kehidupan Anies-Sandi yang diunggah ke akun media sosial."Video di instagram tadi itu cuma iseng saja, kejadiannya real tetapi kita reka ulang. Bisa juga dijadikan upaya menarik perhatian netizen juga," terang Naufal.

Rekomendasi