Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto mendapat pujian dari banyak pihak. Dalam pertemuan kedua setelah Pilpres itu, Jokowi dan Prabowo sepakat untuk membangun Indonesia bersama-sama.Terkait hal ini, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Perreira mengatakan pertemuan itu sebagai bukti kedua pemimpin tersebut telah mengatasi ego masing-masing demi kepentingan bangsa dan negara.Andreas menilai Jokowi telah menunjukkan kerendahan hati untuk datang menemui Prabowo sekaligus meredam panasnya suhu politik di Indonesia. Tak terkecuali Prabowo, dia menilai sambutan hangat mantan Pangkostrad itu menunjukkan sikap negarawannya."Sebagai presiden, Jokowi menunjukkan kerendahan hati dan sikap gentleman untuk berbicara dengan figur yang tepat untuk bersama meredakan berbagai ketegangan politik. Ini menunjukkan intuisi politik yang tajam," klaimnya."Reaksi Prabowo yang penuh persahabatan menyambut Jokowi menunjukkan Sikap kenegarawanan Prabowo," sambung dia.Anggota Komisi I DPR ini juga beranggapan Jokowi dan Prabowo memiliki pandangan yang sama melihat aksi demonstrasi 4 November besok, yakni sebagai kehendak rakyat demi penegakan hukum dan ketertiban.Sehingga, dia berharap pertemuan keduanya bisa menurunkan panasnya suasana jelang aksi demonstrasi besar-besaran menuntut kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). "Pertemuan yang kemudian diekspresikan dengan sikap yang sama dalam memandang demonstrasi sebagai ekspresi kehendak rakyat, penegakan hukum dan keamanan atau ketertiban masyarakat paling tidak memberi kesejukan di tengah isu-isu demo besar pada 4 November," pungkasnya.
PDIP sebut pertemuan Jokowi dan Prabowo buat redam suhu politik
PDIP sebut pertemuan Jokowi dan Prabowo buat redam suhu politik. Anggota Komisi I DPR ini juga beranggapan Jokowi dan Prabowo memiliki pandangan yang sama melihat aksi demonstrasi 4 November besok, yakni sebagai kehendak rakyat demi penegakan hukum dan ketertiban.
Rekomendasi