Pilkada Buton, pendaftaran pasangan Hamin & Farid ke KPU ricuh

Pilkada Buton, pendaftaran pasangan Hamin & Farid ke KPU ricuh. Ribuan massa pendukung pasangan H Hamin dan Farid Bachmid melempari kantor KPU setelah Ketua KPU, Alimuddin Sikuru bersama empat komisioner KPU tidak segera memutuskan apakah pasangan tersebut ditolak atau diterima.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Pilkada Buton, pendaftaran pasangan Hamin & Farid ke KPU ricuh
Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Pasangan H Hamin dan Farid Bachmid mendatangi KPU Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara untuk mendaftarkan keikutsertaan mereka sebagai calon bupati dan wakil bupati Buton. Namun pendaftaran itu berujung rusuh.Ribuan massa pendukung pasangan tersebut melempari kantor KPU setelah Ketua KPU, Alimuddin Sikuru bersama empat komisioner KPU tidak segera memutuskan apakah pasangan tersebut ditolak atau diterima.Melihat massa yang mulai berusaha merangsek masuk kantor KPU petugas keamanan segera mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan. Pada saat yang sama, petugas juga mengevakuasi lima anggota KPU keluar kantor tanpa mengambil keputusan apapun."Kalau mau aman, anggota KPU harus segera memutuskan apakah H Hamin diterima atau ditolak. H Hamin diterima, KPU aman," teriak beberapa masa pendukung pasangan Hamin dan Farid. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (30/9).Lima anggota KPU Buton tidak berani mengambil keputusan karena salah satu rekomendasi dukungan partai politik, yakni PKPI ditandatangani Ketua Umum dan Wakil Sekjen. Menurut tim sukses Hamin dan Farid, Yasmin, rekomendasi PKPI ditandatangani Ketua Umum dan Wakil Sekjen karena Sekjen PKPI sudah dipecat dari kepengurusan partai."Kami ikut menyertakan surat pemecatan Sekjen PKPI dalam rekomendasi dukungan PKPI," kata Yasmin.Pantauan di kantor KPU, sejumlah kaca jendela kantor pecah akibat lemparan batu dari masa pendukung Hamin/Farid.Setelah anggota KPU dievakuasi, massa kemudian menduduki kantor KPU dan bermalam di kantor tersebut."Kami akan terus menduduki kantor KPU hingga anggota KPU mengambil keputusan menolak atau menerima pasangan Hamin/Farid," kata salah seorang massa yang bermalam di kantor KPU Buton.

Rekomendasi