Politisi PDIP sebut JK pusat kegaduhan, Seskab bilang 'itu personal

Pramono Anung sebut tudingan Masinton terhadap JK bukan sikap resmi PDIP.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Politisi PDIP sebut JK pusat kegaduhan, Seskab bilang 'itu personal
Jusuf Kalla berkunjung ke merdeka.com. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Sekretaris Kabinet Pramono Anung turut angkat bicara soal tudingan Politikus PDIP Masinton Pasaribu yang menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai pusat kegaduhan pemerintah selama ini. Menurut Pramono yang juga bekas Sekjen PDIP itu, apa yang disampaikan Masinton adalah pendapat personal dan bukan sikap resmi dari PDIP."Enggak ada, itu personal," kata Pramono di Istana, Jakarta, Senin (21/12).Sebelumnya diketahui, dalam sebuah diskusi Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menuding‎ Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai pusat kegaduhan pemerintah.Kegaduhan yang dibuat JK, kata Masinton, berawal dari proyek listrik 35 ribu watt hingga penggeledahan yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap ruangan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II RJ Lino. Yang mana saat itu, RJ Lino langsung menelpon Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan JK pun langsung menelpon Budi Waseso yang saat itu menjabat Kabareskrim. Budi Waseso pun digeser dari jabatannya dari Kabareskrim ke Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).Tudingan Masinton itu pun ditanggapi Juru Bicara (Jubir) Wapres JK, Husain Abdullah kemarin.‎ Tudingan Masinton itu justru dinilai Husain telah menimbulkan kegaduhan baru. Husain mengingatkan, Masinton sebagai politikus PDIP sebaiknya kembali masuk dalam barisan atau merapatkan barisan.

Rekomendasi