Pilkada Solo sepi, kampanye bersama dibatalkan

Ketua KPU Agus Sulistyo mengatakan, sedianya kampanye bersama diformat dengan karnaval budaya.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pilkada Solo sepi, kampanye bersama dibatalkan
Calon kepala daerah Solo. ©2015 merdeka.com/arie sunaryo

Hingar bingar kampanye pilkada serentak yang terjadi di berbagai daerah, tak terjadi di Kota Solo. Dua pasangan calon Anung Indro Susanto-M Fajri dan FX Hadi Rudyatmo-Ahmad Purnomo, tidak memanfaatkan kampanye terbuka. Apalagi mendatangkan juru kampanye nasional di panggung kampanye terbuka. Mereka hanya memanfaatkan waktu panjang masa kampanye dengan mendatangi kegiatan warga dan aktivitas lainnya.Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo yang berencana menggelar kampanye bersama, Sabtu (5/12) ini juga membatalkannya. Tim pemenangan kedua pasangan tak memberikan respon positif kegiatan yang dimaksudkan untuk sosialisasi tersebut.Ketua KPU Agus Sulistyo mengatakan, sedianya kampanye bersama diformat dengan karnaval budaya mengelilingi jalan protokol kota Bengawan. Namun akhirnya diganti dengan Malam Doa Bersama Sukses Pilkada 2015 yang akan digelar Sabtu malam di The Sunan Hotel."Kegiatan ini akan melibatkan perwakilan badan penyelenggara, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pasangan calon (Paslon). Dari hasil rapat pleno kemarin (Jumat), kami membuat format baru tanpa mengurangi substansi kebersamaan untuk kesuksesan Pilkada. Kami akan menggelar Malam Doa Bersama Sukses Pilkada 2015," ujar Agus Sabtu (5/12).Menurut dia, doa itu rencananya dihadiri 500 undangan dan dipimpin lima pemuka agama. Kegiatan tersebut sekaligus penanda berakhirnya masa kampanye Pilkada Solo yang telah berlangsung sejak akhir Agustus lalu. Ia berharap melalui doa bersama itu, pesta demokrasi di Solo berjalan lancar hingga seluruh tahapan berakhir.Cawali FX Hadi Rudyatmo bersama Cawawali Achmad Purnomo menyatakan siap hadir dalam acara tersebut."Kalau ada undangan dari KPU kami akan hadir. Untuk doa bersama tentu tak ada masalah. Kemarin yang kami tolak adalah kirab yang akan menyedot massa. Kalau di dalam ruangan, saya kira tak berisiko," ucapnya.Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Anung Indro Susanto dan M Fajri (AFI), Sugeng Riyanto menyatakan siap menghadiri undangan KPU."Kami siap menghadiri undangan KPU, kami akan ikuti ketentuan KPU," pungkasnya.

Rekomendasi