Pasangan Suranto-Aldwin klaim temukan kecurangan di Pilkada Cianjur

saat ini ada oknum-oknum yang menghalalkan segala cara untuk dapat kekuasaan di Cianjur

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Pasangan Suranto-Aldwin klaim temukan kecurangan di Pilkada Cianjur
Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Suranto-Aldwin Rahadian mengklaim adanya praktik kecurangan yang dilakukan oleh pasangan calon Irvan Rivano Muchtar dan Herman Suherman. Tim Advokasi Paslon Suranto-Aldwin Rahadian, Gangan Gunawan mengatakan, ada berbagai kecurangan selama kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Cianjur yang dilakukan pasangan calon Irvan dan Herman. Ia mengaku pihaknya sudah mengadukan ke beberapa instansi seperti Bawaslu, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu), Satgas Pengawas Netralitas PNS dalam Pilkada yang dibentuk KemenPAN dan RB, dan Pilkada Watch terkait kecurangan ini."Semua bukti sudah lengkap dan akurat. Biar masyarakat Indonesia tahu bahwa saat ini ada oknum-oknum yang menghalalkan segala cara untuk dapat kekuasaan di Cianjur. Secara terang-terangan dan tanpa takut mereka telah merusak nilai-nilai demokrasi," kata Gangan dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11).Dia juga menerangkan, berbagai modus dan motif yang dilakukan paslon Irvan dan Herman yakni mulai dari dugaan politik uang lewat program kartu yang bisa dicairkan jika salah satu pasangan menang. Kedua, lanjut Gangan, menduga adanya arahan dan perintah langsung Bupati Cianjur kepada perangkat daerah mulai dari RT/RW, kepala dinas hingga PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur agar menggunakan semua sumberdaya untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Ketiga, hingga pelanggaran jadwal dan lokasi kampanye."Pelanggaran terbesar itu adalah dugaan kuat bahwa Bupati Cianjur saat ini menggunakan kekuasaannya untuk memenangkan anaknya," ungkapnya. Gangan juga menambahkan, pihaknya terpaksa melapor ke lembaga penyelenggara pemilu yang ada di pusat, karena pihaknya merasa pengawas pilkada atau Panwaslu Cianjur tidak mampu menjalankan perannya."Sebagai pengawas, sehingga berbagai pelanggaran dan kecurangan berulang-ulang kali terjadi bahkan secara terang-terangan," jelas Gangan.Untuk diketahui, Calon Bupati Irvan Rivano Muchtar adalah anak dari Bupati dua periode Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh. Sehingga, Tjetjep diduga kuat mengkampanyekan anaknya guna pemenangan dalam Pilkada Kabupaten Cianjur.

Rekomendasi