Pansus Pelindo: Kalau BPK masuk angin, nanti dibelikan tolak angin

"Maaf pak saya cerewet, Ini demi BUMN Kita. Demi triger BUMN," kata Rieke.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Pansus Pelindo: Kalau BPK masuk angin, nanti dibelikan tolak angin
Rieke Diah Pitaloka. ©2012 Merdeka.com

Pansus Pelindo II DPR melakukan rapat konsultasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk meminta hasil audit investigasi kasus Pelindo II. Dalam rapat konsultasi ini, Pansus Pelindo II meminta BPK untuk melakukan audit investigasi seluruh proyek di Pelindo II."Maaf pak saya cerewet, Ini demi BUMN Kita. Demi triger BUMN," kata Ketua Pansus Pelindo II DPR Rieke Diah Pitaloka saat rapat di Kantor BPK, Jakarta, Senin (16/11).Dilanjutkan Rieke, dirinya mengaku menerima kabar buruk terhadap kinerja BPK melakukan audit investigasi tersebut. Oleh sebab itu, dia menyakini BPK tak akan bisa dipengaruhi oleh pihak-pihak luar."Banyak yang bilang pansus ini masuk angin, tapi saya yakin, ini enggak masuk angin. Mudah-mudahan BPK enggak masuk angin, kalau masuk angin nanti saya beliin tolak angin (obat masuk angin) ya," canda Rieke dengan disambut tawa pimpinan BPK.Tanpa menunggu lama, Ketua BPK Harry Azhar mengaku tak masalah dengan cerewetnya Pansus Pelindo II. Harry malah meminta Pansus Pelindo II selalu cerewet kepada BPK."Demi negara, enggak apa-apa ibu cerewet. Malah harus seperti itu," kata Harry.

Rekomendasi