Kubu Kaukus Penyelamat Partai Demokrat ngotot ingin hak suaranya dipulihkan saat Kongres IV Partai Demokrat, yang akan dibuka pada 12 Mei besok di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Mereka ingin, mendapat hak suara sama dengan kader partai berlogo segitiga mercy itu.
Kaukus Penyelamat Partai Demokrat adalah kelompok DPC Partai Demokrat yang dipecat dan digantikan Plt menjelang kongres digelar. Saat datang untuk registrasi peserta, mereka ditolak oleh panitia pendaftaran."Kami akan berjuang bersama-sama agar hak kami dipulihkan sebelum kongres dibuka. Kita sudah datang ke panitia Crisis Center, dan saat ini masih digodok. Kami meminta, hak kami dipulihkan dan bisa mengikuti kongres," tegas Sekretaris Kaukus Penyelamat Partai Demokrat, Moh Eksan dalam konpres-nya di Surabaya, Senin petang (11/5).Di tempat yang sama, mantan anggota DPR dari Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika menambahkan, partai bukan milik pribadi. Setiap kader memiliki hak memilih dan dipilih sebagai ketua umum."Ketika mendengar, ada beberapa kawan-kawan DPC, yang secara bersama-sama diberhentikan, saya bertanya: Yang tanda tangan siapa? Pengangkatan Plt ditandatangani ketua harian, lah terus SK Anda sebelumnya ditandatangani siapa? Jawabnya ketua umum," kata Pasek menceritakan.Politisi yang berniat maju bersaing dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merebutkan kursi ketua umum di Kongres IV Partai Demokrat ini, juga menyampaikan, partai tidak bisa ditafsirkan secara pribadi."Ada undang-undang yang mengaturnya. Dan ketemulah di situ, siap yang berwenang menandatangani ini (pemecatan dan pengangkatan Plt). Itu harus ketum, bukan ketua harian. Saya tanya lagi, dulu saat KLB, pilih ketum apa ketua harian?," ucapnya.Menurut Pasek, ada 'kitab suci' yang mengatur tata tertib partai, yaitu AD/ART. "Tapi ternyata di Demokrat masih ada yang ugal-ugalan, (pemecatan) tidak sesuai prosedur. Tidak ada satu politisi-pun tanpa berjuang, kemudian mendapat haknya. Kalau Pak SBY masih seperti dulu, saya yakin pasti hak kami dikembalikan (ikut kongres).""Kita tunggu mudah-mudahan Pak SBY masih berjiwa besar dan memberi ruang yang sama pada kader. Mudah-mudahan beliau (SBY) bisa memberi arahan. Posisi beliau saat ini masih ketum, maka penanggungjawabnya (pemecatan) adalah ketum. Mau tidak mau beliau harus mengecek kembali masalah ini," harapnya.Sebelumnya, saat registrasi peserta, sempat terjadi kericuhan di lantai tiga Hotel Shangri-La. Puluhan kader dari Kaukus Penyelamat Partai Demokrat di tolak panitia pendaftaran dengan alasan, yang berhak mendaftar Ketua DPD masing-masing daerah. Atas penolakan ini, terjadilah perang mulut antara anggota kaukus dengan kader. Demokrat yang lain.