Disarankan Soekarwo masuk parpol, Gus Ipul masih belum mau

"Saya sudah cukup di partai politik dan waktunya sekarang mengabdi untuk rakyat melalui eksekutif," kata Gus Ipul.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Disarankan Soekarwo masuk parpol, Gus Ipul masih belum mau
Sidang sengketa Pilkada Jatim. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

Dua periode bersama-sama memimpin Jawa Timur, Gubernur Soekarwo mengingatkan wakilnya Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk berpartai. Sebab selama ini, mantan Ketua Umum GP Ansor itu belum terikat dengan satu pun partai politik (parpol).

"Saya bilang sama Gus Ipul, agar tidak melupakan keberadaan partai politik. Jadi semua partai politik harus didekati," kata gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu, Sabtu (17/1).Mantan Sekdaprov Jawa Timur ini juga mengungkap, hingga saat ini, sudah ada beberapa partai politik yang berusaha mendekati Gus Ipul, salah satunya Partai Nasional Demokrat (NasDem).Keinginan partai yang dikomandoi Surya Paloh menggandeng Gus Ipul ini, sempat dilontarkan Ketua DPW NasDem Jawa Timur, Effendi Choirie saat membuka kantor DPW baru pada Minggu lalu.Gus Choi, sapaan Effendi Choirie, menilai pengalaman Gus Ipul di dunia politik, menjadikannya layak ditarik sebagai pengurus harian partainya. Gus Choi juga mengaku siap mengusulkan nama sepupu Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, itu ke Ketua Umum DPP NasDem, Surya Paloh.Harapan partai politik meminang Gus Ipul tersebut, agar pada pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Jawa Timur maupun Pemilu 2019 mendatang, partai-partai tersebut mampu mendulang suara terbanyak, khususnya dari kalangan nahdliyin.Hal inilah yang mendorong Soekarwo untuk mengingatkan Gus Ipul agar segera menentukan pilihan, ke mana dia akan berlabuh."Saya hanya memberi arahan, partai politik itu sangat penting sebagai kendaraan. Tidak hanya untuk memimpin, tapi juga untuk menyejahterakan rakyat," ucapnya.Terpisah, saat dikonfirmasi wartawan, Gus Ipul membantah jika dirinya berniat masuk partai tertentu. Selain itu, dia menegaskan lebih fokus membantu gubernur menyejahterakan rakyat di provinsi timur Pulau Jawa ini.

"Saya sudah cukup di partai politik dan waktunya sekarang mengabdi untuk rakyat melalui eksekutif. Terima kasih atas tawaran sejumlah partai politik," elak dia.

Dia tidak menyangkal kabar akan dipinang DPW NasDem Jawa Timur untuk masuk dalam jajaran pengurus harian partai, tapi dia tetap pada pendiriannya, yakni fokus pada pekerjaannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

"Memang, NasDem saat ini, partai baru yang berkembang cukup pesat dan saya yakin cukup solid. Tapi sekali lagi, saya tegaskan, saya masih fokus ke eksekutif," tandas Gus Ipul.

Rekomendasi