Minta Golkar keluar dari KMP, Agung dicuekin kubu Ical

Jika tak ada titik temu, kubu Ical siap sampai ke pengadilan.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Minta Golkar keluar dari KMP, Agung dicuekin kubu Ical
Tantowi Yahya. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Memanasnya kisruh internal Partai Golkar hingga saat ini belum mereda. Kubu Agung Laksono bersedia islah atau damai dengan Kubu Aburizal Bakrie (Ical) dengan menyodorkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh kubu Ical. Salah satunya adalah bergabung dengan pemerintah dan meninggalkan Koalisi Merah Putih (KMP).Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Golkar versi Munas IX Bali, Tantowi Yahya mengatakan, jika dasar untuk islah adalah hal tersebut, maka akan susah tercapai. Sebab, rekomendasi hasil Munas baik itu di Bali dan di Jakarta melahirkan keputusan yang berbeda."Kalau lihat perspektif itu susah. Karena output dua Munas beda," kata Tantowi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/12).Tantowi menegaskan, pihaknya akan menjalankan rekomendasi keputusan Menkum HAM yang mengembalikan penyelesaian kisruh Golkar ke internal partai. Karena itu, kubu Aburizal Bakrie sepakat untuk membawa persoalan ini ke mahkamah partai dan termasuk juga ke pengadilan."Harus diselesaikan lewat mahkamah partai, kalau tidak bisa baru pengadilan," tegasnya.Sebelumnya, kubu Aburizal Bakrie telah menyiapkan MS Hidayat dan Sharif Cicip sebagai juru runding untuk penyelesaian di mahkamah partai. Selain itu, kubu Ical juga telah menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum jika kisruh ini bergulir di pengadilan.

Rekomendasi