Ical tidak akan ubah gaya kepemimpinan

"Tugas saya dan Pak Akbar Tandjung adalah mengantarkan generasi muda Partai Golkar yang militan," kata Ical.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Ical tidak akan ubah gaya kepemimpinan
Munas Golkar di Bali. ©2014 merdeka.com/iqbal fadil

Aburizal Bakrie menegaskan tidak akan mengubah gaya kepemimpinan yang selama ini dia jalankan di Partai Golkar. Ical menyatakan, cara memimpin seseorang merupakan karakter yang terbentuk dari perjalanan hidup sejak kecil."Kalau soal gaya kepemimpinan, tidak bisa kita minta Pak Jokowi sama dengan Pak SBY. Tidak bisa kita minta Pak SBY sama dengan Bu Mega atau Bu Mega dengan Pak Harto.""Karena itu style kepemimpinan saya tidak akan pernah berubah. Karena itulah memang pembawaan dari setiap orang dari sejarahnya sejak masa kecil," kata Ical saat jumpa pers di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (2/12).Ical tidak menjelaskan gaya kepemimpinannya seperti apa. Sementara terkait siapa-siapa calon pengurus yang akan dipilih, Ical menegaskan hal itu menjadi kewenangan formatur yang akan diputuskan munas."Saya mengatakan, tugas saya dan Pak Akbar Tandjung adalah mengantarkan generasi muda Partai Golkar yang militan, yang berani dan generasi partai golkar yang akademis untuk nanti menjadi pimpinan partai Golkar masa depan yang kemudian kita siapkan calon-calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang," paparnya.Perubahan mendasar yang akan dilakukan Ical dalam komposisi kepengurusannya ke depan adalah wajah-wajah muda."Struktur kepengurusan saya janjikan kalau saya nanti menjadi ketua umum dan ketua formatur akan diisi 70 persen generasi muda dan 30 persen senior. Dan minimum 30 persen diisi wanita," pungkasnya.

Rekomendasi