Salah satu kandidat ketua umum Partai Golkar MS Hidayat menyatakan mundur dari bursa pencalonan dalam Munas Partai Golkar yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali. Mantan menteri perindustrian itu menyatakan ingin menjaga keutuhan partai."Terhitung saat saya sampaikan pengumuman ini, saya menyatakan resmi mundur dari pencalonan sebagai ketua umum," ujarnya dalam jumpa pers di arena Munas Golkar di Hotel Westin, Minggu (30/11).Hidayat menggelar jumpa pers didampingi Marzuki Darusman, ketua tim suksesnya yang selama 8 bulan terakhir menggalang dukungan. Meski mundur, Hidayat meminta pelaksanaan Munas Golkar berlangsung secara fair, sehat, dan demokratis. "Semata-mata tujuannya untuk bersama-sama seluruh kekuatan partai mengembalikan kejayaan dan kebesaran Golkar," ujarnya."Saya menggabungkan diri bersama Pak Ical, tapi saya membebaskan pendukung saya untuk memilih," katanya.Dia menuturkan, fakta politik saat ini, Ketua Umum Aburizal Bakrie masih memiliki dukungan kuat dari para pengurus daerah. "Saya menyadari bahwa hasil Rapimnas Golkar di Yogyakarta telah menggambarkan fakta politik kepada Ical bahwa dirinya masih diharapkan memimpin Golkar ke depan," kata Hidayat.Atas keputusannya ini, Hidayat mengaku sudah berkonsultasi dengan para pendukungnya dan mereka memahami pilihan itu. Bahkan ada usulan agar suara mereka dialihkan untuk mendukung Ical.
MS Hidayat mundur dari caketum Golkar, pilih dukung Ical
"Semata-mata tujuannya untuk bersama-sama seluruh kekuatan partai mengembalikan kejayaan Golkar," kata Hidayat.
Advertisement
Rekomendasi