Politikus senior PDI Perjuangan, Pramono Anung, menyampaikan perbedaan antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) yang selama ini meruncing di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), akhirnya bisa diselesaikan. Pramono selama ini memang dikenal sebagai utusan KIH untuk berdiskusi dengan KMP."Alhamdulillah perbedaan KIH dan KMP akhirnya selesai, penyelesaian yang saling menghormati dan mudah-mudahan lancar," kata Pramono lewat akun Twitter-nya, Sabtu (8/11) malam.Pramono tidak merinci kesepakatan seperti apa yang tercapai sehingga perbedaan kedua kubu akhirnya dapat diselesaikan. Saat coba dikonfirmasi merdeka.com, mantan wakil ketua DPR itu tidak mengangkat teleponnya.Hanya saja, ujar Pramono masih lewat Twitter, yang terlibat dalam diskusi antara lain Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPP Partai Golkar Ade Komarudin dan Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey."Malam yang indah, KIH dan KMP alhamdulillah selesai, dan Chelsea menang #KadoBuatKu," kicau Pramono.Seperti diketahui, sejak pelantikan 1 Oktober lalu, DPR terbelah menjadi dua kubu KIH dan KMP, yang kemudian muncul DPR tandingan. Pemicunya adalah ketidaksukaan KIH terhadap KMP yang ingin menyapu bersih semua kursi pimpinan alat kelengkapan dewan.
Pramono Anung: Perbedaan KIH dan KMP akhirnya selesai
"Malam yang indah, KIH dan KMP alhamdulillah selesai, dan Chelsea menang #KadoBuatKu," kicau Pramono.
Advertisement
Rekomendasi