Voting MPR, kubu Jokowi tetap keok jika semua anggota DPD dukung

Jika diasumsikan semua suara DPD diberikan kepada KIH, maka total suara kubu Jokowi-JK adalah 339 atau masih kalah.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Voting MPR, kubu Jokowi tetap keok jika semua anggota DPD dukung
Ilustrasi Anggota DPR MPR. ©2014 Merdeka.com

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bakal memilih pimpinan dalam rapat paripurna yang diagendakan pada malam nanti, Senin (6/10). Voting kemungkinan tidak dapat dihindari karena dua kubu saling beda pendapat.Koalisi Merah Putih (KMP) plus Partai Demokrat ingin pemilihan dilakukan dengan sistem paket, empat parpol bersama satu perwakilan DPD masuk paket yang dipilih dalam paripurna. Sementara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) ingin pemilihan pimpinan MPR dilakukan dengan musyawarah mufakat.DPD yang juga punya hak satu kursi sebagai wakil ketua MPR punya pandangan sama. Untuk menjaga marwah MPR, DPD tak ingin voting terjadi dalam pemilihan pimpinan MPR. Lalu siapa yang bakal menang jika akhirnya voting dilakukan nanti malam?Jumlah kursi Koalisi Merah Putih yang terdiri dari Golkar (91 kursi), Gerindra (73 kursi), PAN (49 kursi), PKS (40 kursi), PPP (39 kursi) plus Demokrat (61 kursi) total seluruhnya 353 kursi.Jumlah kursi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang terdiri dari PDIP (109 kursi), PKB (47 kursi), NasDem (35 kursi), Hanura (16 kursi), total kursi keseluruhan 207 kursi. Karena DPD juga mengedepankan jalan musyawarah, kemungkinan KIH juga akan mendapat tambahan suara dari para senator jika KMP tetap memaksakan voting.Total suara anggota DPD adalah 132 kursi. Jika diasumsikan semua suara DPD diberikan kepada KIH, maka total suara kubu Jokowi-JK adalah 339 atau masih kalah dengan perolehan suara KMP. Apalagi, diyakini tidak semua anggota DPD bakal memberikan suaranya untuk paket KIH. Sebab, ada sejumlah anggota DPD juga yang berlatar belakang partai politik dan berasal dari kubu KMP."Di DPD juga ada kader partai yang jadi DPD, seperti Anna Fadel Muhammad, Ahmad Muqowam PPP, AM Fatwa PAB. Kan dari KMP walau mereka jadi anggota DPD sehingga tidak mutlak DPD ke Koalisi Indonesia Hebat atau KMP karena mereka kan independen," kata Wakil Ketua Umum PPP versi Suryadharma Ali, Dimyati Natakusumah di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/10).Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid menyatakan tidak kurang dari 60 anggota DPD adalah bagian dari KMP. Di antaranya dari Fraksi Gerindra, PAN, PPP, Golkar dan PKS."Kami mendata tidak kurang dari 60 anggota DPD adalah Koalisi Merah Putih," kata Hidayat.

Rekomendasi